Bali Jangan Hanya Andalkan Pariwisata, Saatnya Bangun Bisnis Startup

Industri pariwisata sifatnya sangat rentan. Sehingga ketika Bali mengahadapi masalah seperti bom bali maupun erupsi Gunung Agung yang masih terjadi saat ini, pariwisata menjadi yang paling terdampak.
Ni Putu Eka Wiratmini | 29 Desember 2017 14:50 WIB
Ilustrasi: Toko Joger di Kuta, Bali. - www.jogerjelek.com

Bisnis.com, DENPASAR -- Bali harus mulai melirik bisnis startup dan tidak hanya menggantungkan harapan pada industri pariwisata.

Ketua Yayasan STIMIK Primakara I Made Artana mengatakan industri pariwisata sifatnya sangat rentan. Sehingga ketika Bali mengahadapi masalah seperti bom bali maupun erupsi Gunung Agung yang masih terjadi saat ini, pariwisata menjadi yang paling terdampak.

"Pariwsata itu kan gifted atau anugerah yang kita minati, ibaratnya kita hanya menaruh telur pada industri pariwisata padahal industri ini sangat fragile," katanya, Jumat (29/12/2017).

Kata dia, hal inilah yang mengharuskan Bali mulai beralih ke industri lain dan tidak hanya bertumpu pada pariwisata. Dia menawarkan untuk mulai membangun bisnis startup di Bali lantaran makin banyak yang menggandrungi bisnis ini.

Menurutnya, banyak bisnis startup yang mengawali perkembangannya di Bali seperti Toko Bagus yang kini sudah beralih nama menjadi OLX.

"Bisnis startup saat ini sedang seksi," katanya.

Tag : bali, pariwisata, StartUp
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top