Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengelola Tol Bali Pastikan Lalu Lintas Makin Lancar dengan Nontunai

Pengelola Tol Bali memastikan transaksi di gerbang tol telah berjalan dengan baik, walaupun terjadi antrian, namun hanya tiga atau empat kendaraan, selepas itu lancar dan lengang lagi.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 09 Oktober 2017  |  17:55 WIB
Tol Bali-Mandara - Bisnis.com/Tim Peliput Mudik Jawa Bali
Tol Bali-Mandara - Bisnis.com/Tim Peliput Mudik Jawa Bali

Kabar24.com, DENPASAR – Pengelola Tol Bali memastikan transaksi di gerbang tol telah berjalan dengan baik, walaupun terjadi antrian, namun hanya tiga atau empat kendaraan, selepas itu lancar dan lengang lagi.

Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol (JBT) Akhmad Tito Karim mengatakan antrian kendaraan yang biasanya mengular setiap pagi, kini terlihat lancar cenderung lengang.

Kata dia, masyarakat Bali sudah mau mengikuti aturan pengelola tol untuk menggunakan uang elektronik (unik). Situasi ini bisa menggambarkan bahwa di banding daerah-daerah lain, masyarakat di Bali lebih siap menuju cashless society.

Hanya saja, banyak pengendara yang sebelum masuk tol tidak mempersiapkan saldo yang cukup. Akibatnya, antrian tol sedikit memanjang sebab pengguna harus melakukan top up terlebih dahulu.

Dia memastikan, walaupun memakan waktu lebih lama lantaran pengguna memerlukan waktu tambahan untuk melakukan top up saldo, tetapi transaksi tol tetap lancar.

“Kalau lebih dari 10 antrian baru macet, ini kan masih 3 sampai 4,” katanya, Senin (9/10/2017).

Dia menggambarkan, 3 hari pertama pemberlakukan transaksi non tunai di tol, masih banyak pengguna yang tidak memiliki unik. Dia menilai masyarakat Bali sangat cepat beradaptasi.

“Justru sekarang yang lebih banyak yang saldonya kurang kita sarankan selalu mengecek saldo itu. Karena baru tahu pas bayar tol kalau saldo kurang jadi transaksi menjadi lama sehingga akan mengganggu pengguna lain,” sebutnya.

Dia berharap ke depan, seluruh pengguna Jalan Tol Bali Mandara selalu membawa unik dengan saldo yang cukup untuk kenyamanan dan kelancaran transaksi tol. Kebersamaan ini yang akan menjadi panutan bagi pengguna jalan tol-jalan tol lain di Indonesia.

Walaupun demikian, dia tetap memberikan apresiasi kepada masyarakat pengguna Jalan Tol Bali Mandara yang sudah bersama-sama ikut serta menyukseskan Gerakan Nasional Non Tunai.

“Nah masyarakat Bali lebih patuh menerima perubahan, lebih terbuka berpikirnya, kita memang seolah-olah menghilangkan pembayaran tunai padahal kita mengajak masyarakat berbudaya lebih maju,” sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol bali nontunai
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top