Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KASUS SARACEN: Dikonfrontir, Jasriadi dan Asma Dewi Mengaku Tak Saling Kenal

Polisi mengungkapkan konfrontir antara para saksi dan tersangka kasus penyebaran konten hoax oleh kelompok Saracen akan terus dilakukan. Hal itu akan dilakukan jika penyidik masih menemukan sejumlah keterangan yang dianggap tidak singkron.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 05 Oktober 2017  |  16:55 WIB
KASUS SARACEN: Dikonfrontir, Jasriadi dan Asma Dewi Mengaku Tak Saling Kenal
Portal Saracennews.com, salah satu usaha Jasriadi. - Bisnis.com/Nancy Junita
Bagikan

Kabar24.com,JAKARTA - Polisi mengungkapkan konfrontir antara para saksi dan tersangka kasus penyebaran konten hoax oleh kelompok Saracen akan terus dilakukan. Hal itu akan dilakukan jika penyidik masih menemukan sejumlah keterangan yang dianggap tidak sinkron.

Demikian dikemukakan Kabagpenum DivHumas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul.

Seperti diketahui, pada Rabu (4/10/2017) dua tersangka kasus ini yakni Jasriadi dan Asma Dewi menjalani pemeriksaan. Keduanya juga sempat dikonfrontir.

"Kemungkinan konfrontir terhadap semua saksi dan tersangka tetap terbuka bila ada keterangan-keterangan mereka yang tidak sinkron," katanya, Kamis (5/10/2017).

Dalam pemeriksaan, kepada keduanya ditanyakan mengenai keterkaitan mereka berdua serta hubungan dengan beberapa orang saksi dan tersangka lain. Keduanya pun mengaku tidak saling mengenal.

Selain itu, hingga kemarin, Jasriadi masih terus memberi keterangan berubah-ubah dan tidak sinkron dalam pemeriksaan yang dia jalani. Dia pun disebut bersifat tidak kooperatif.

Sebelumnya, Jasriadi sempat dikirim ke Rumah Sakit Polri untuk diperiksa keadaan kejiwaannya lantaran keterangannya yang kerap berubah-ubah.

Namun, berdasarkan pemeriksaan tersebut dirinya dinyatakan cukup sehat untuk bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Saracen
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top