Laporan Pansus Angket KPK : PAN, Gerindra, PKS, Demokrat 'Walk Out'

Sekretaris Fraksi PAN di DPR RI Yandri Susanto mengatakan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah tidak memberikan kesempatan bagi fraksi yang ingin memberikan pandangannya setelah Pansus Hak Angket DPR terhadap KPK membacakan laporannya
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 26 September 2017  |  13:47 WIB
Laporan Pansus Angket KPK : PAN, Gerindra, PKS, Demokrat 'Walk Out'
Pimpinan sidang Fahri Hamzah (kedua kiri) menerima naskah laporan dari Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa pada Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/9). Rapat paripurna DPR itu menyetujui laporan temuan Pansus Hak Angket KPK yang belum dilengkapi dengan rekomendasi. - Antara/Wahyu Putro A

Kabar24.com, JAKARTA - Sekretaris Fraksi PAN  DPR  Yandri Susanto, mengatakan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah tak memberi kesempatan bagi fraksi yang ingin memberi pandangan setelah Pansus Hak Angket DPR terhadap KPK membacakan laporannya.

Fahri, kata dia, malah buru-buru mengetuk palu tanda menerima hasil temuan pansus. Padahal, banyak fraksi melakukan interupsi.

PAN yang menolak perpanjangan masa kerja pansus, menilai laporan yang dibacakan Ketua Pansus Hak Angket DPR terhadap KPK Agun Gunandjar multitafsir.

Agun mengatakan, pansus akan terus bekerja hingga KPK mau dikonfirmasi. Sebelumnya, KPK enggan menemui pansus, karena menilai pansus penuh kepentingan politik dan melangkahi UU MD3.

"PAN sudah jelas menolak perpanjangan masa kerja pansus," katanya, Selasa (26/9/2017).

Menurutnya, ketuk palu dilakukan Fahri saat suara terkait laporan dan kinerja pansus belum bulat. Oleh karena itu, Fraksi PAN, PKS, Partai Demokrat dan Gerindra melakukan 'walk out'.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Hak Angket KPK

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top