Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tergiur Bank Gaib dan Harta Jin, Pria Ini Berurusan Dengan Polisi

Gara-gara tergiur bank gaib di dunia jin, pria ini berurusan dengan polisi. Bam, 34, nekat mencetak uang palsu yang membuatnya dicokok Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana, Bali
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Mei 2017  |  16:39 WIB
Tergiur Bank Gaib dan Harta Jin, Pria Ini Berurusan Dengan Polisi
Ilustrasi: Uang palsu - Bisnis/Miftahul Khoer
Bagikan

Kabar24.com, NEGARA - Gara-gara tergiur bank gaib di dunia jin, pria ini berurusan dengan polisi. Bam, 34, nekat mencetak uang palsu yang membuatnya dicokok Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana, Bali.

"Kami mendapatkan informasi adanya penggandaan uang, namun yang diperoleh adalah uang palsu. Dari penyelidikan, kami menangkap Bam yang mencetak sendiri uangnya dari kertas HVS," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana Ajun Komisaris Yusak Agustinus Sooai, di Negara, Selasa (23/5/2017).

Ia mengatakan, setelah mendalami informasi penggandaan uang di Desa Tegalbadeng Timur ini, Bam ditangkap saat berada di Dusun Air Anakan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara beserta uang palsu yang dibawa.

Selanjutnya polisi juga menggeledah tempat kos Bam di Desa Tuwed, Kecamatan Melaya dan menemukan uang palsu lainnya, termasuk yang belum selesai dibuat.

Saat diperiksa polisi, laki-laki asal Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur ini mengaku, uang palsu itu dibuat sendiri untuk ditukarkan atau digunakan sebagai alat meminjam harta dari jin.

"Namun kami masih mengembangkan keterangan pelaku, termasuk mendalami kemungkinan maksud pembuatan uang palsu ini untuk diedarkan," kata Yusak.

Menurutnya, total uang palsu yang disita mencapai Rp39 juta yang seluruhnya pecahan Rp100 ribu yang dicetak di atas kertas HVS.

Bam sendiri mengaku, untuk menukar uang palsu menjadi harta dari jin, dirinya melakukan ritual sendiri berdasarkan bisikan dari hati, meskipun tidak terbukti.

Akibat perbuatannya, ia dijerat pasal berlapis pada Undang-Undang Republik Indonesia No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan 15 tahun penjara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uang palsu

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top