Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KPK Periksa Sandiaga Uno untuk 2 Kasus Korupsi

Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Salahuddin Uno memenuhi panggilan dalam pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dua kasus berbeda.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Mei 2017  |  10:53 WIB
Sandiaga Uno - Antara
Sandiaga Uno - Antara

Kabar24.com, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Salahuddin Uno memenuhi panggilan dalam pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dua kasus berbeda.

"Saya koperatif penuh dan mengenai materinya sendiri masih menunggu dari penyidik. Dan ini berkaitan dengan posisi saya sebagai Komisaris di PT Duta Graha Indah, dan saya sudah mundur beberapa tahun yang lalu," kata Sandiaga di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (23/5/2017).

Sandiaga datang ke KPK sekitar pukul 09.50 WIB. Ia mengatakan, datang ke KPK untuk memberikan keterangan dalam kapasitasnya sebagai Komisaris PT Duta Graha Indah yang saat ini sudah tidak dijabatnya lagi.

Kasus pengadaan alat kesehatan (Alkes) di RS Khusus Pendidikan Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana dan pembangunan pembangunan wisma atlet di Palembang.

Dia meyakini untuk kedua kasus tersebut, bahwa ia tidak terlibat.

"Itu akan saya berikan klarifikasi secara menyeluruh. Saya tidak kenal dengan Nazaruddin dan tidak pernah berkomunikasi dengan beliau," kata Sandiaga.

Sementara, dengan Anas Urbaningrum, Sandiaga mengatakan telah mengenal tokoh pemuda tersebut, dan dalam diskusi mereka hanya membicarakan peran pemuda dalam pembangunan.

Sandiaga juga membantah "kicauan" Nazaruddin kalau ada permintaan dari Anas kepadanya uang sebesar Rp100 miliar.

"Bahwa itu sama sekali tidak benar dan sama sekali tidak terlibat," kata Sandiaga menegaskan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sandiaga uno

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top