Ternyata Ini Sosok Panglima Pemenangan Anies-Sandi yang Disebut Prabowo

Ternyata Ini Sosok Panglima Pemenangan Anies-Sandi yang Disebut Prabowo
Newswire | 20 April 2017 09:43 WIB
Anggota pengganti antarwaktu (PAW) MPR Tutik Kusuma Wardhani (kiri), Nawafie Saleh (tengah), dan Mardani Ali Sera berbincang seusai pelantikan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/3). - Antara/Wahyu Putyro A

Kabar24.com, JAKARTA — Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut salah satu tokoh yang punya peran sentral dalam kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI Jakarta ini adalah Mardani Ali Sera. "Panglima pemenangan adalah Mardani," kata Prabowo kepada wartawan di DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan Rabu 19 April 2017.

Prabowo menambahkan bahwa dirinya akan memberikan hadiah kenaikan pangkat bagi ketua tim sukses ini. “Kalau kalah, dia yang kita gantung. Nah saya sama tim PKS mau naikin pangkat (Mardani) dua tingkat,” Kata Prabowo lagi yang langsung disambut gelak tawa seisi ruangan.

Mardani Ali Sera adalah politikus Partai Keadilan Sejahtera yang didapuk menjadi ketua tim pemenangan Anies-Sandi. Selain Mardani, ada juga Boy Sadikin, mantan politikus PDIP yang menyeberang ke kubu Anies-Sandi, di jajaran tim pemenangan.

Sebelum kontestasi Pilkada DKI dimulai, nama Mardani sempat digadang-gadang oleh PKS sebagai calon gubernur. Namun PKS akhirnya mendukung pasangan Anies-Sandi.

Saat dimintai tanggapannya atas pernyataan Prabowo, Mardani mengatakan yang akan naik tingkat adalah M Taufik, Ketua DPD Partai Gerindra DKI. "Pak Taufik itu yang naik pangkat, bukan saya," kata Mardani.

Adapun soal kemenangan Anies-Sandi, Mardani hanya menjawab singkat. “Yang pertama tentu kita bersyukur kepada Allah SWT karena Jakarta percaya untuk memilih Anies-Sandi sebagai pimpinan, yang kedua kami mengingatkan saatnya untuk bersatu. Sudah, dua itu aja,” kata Mardani sambil tersenyum.

Berdasarkan hasil quick count yang dilansir beberapa lembaga survei, pasangan Anies-Sandi unggul di seluruh wilayah DKI. Lembaga survei LSI Denny JA menunjukkan hasil Anies-Sandi 57,6% dan Ahok-Djarot 42,23% dengan suara yang masuk sebesar 100% per pukul 17.35 WIB.

Sementara di lembaga survei SMRC hingga pukul 17.15 WIB suara yang masuk telah mencapai 99,73% dengan hasil yang tidak berbeda jauh yakni Anies-Sandi 58,1% dan Ahok-Djarot 41,9%.

Pihak Anies-Sandi tak menampik bahwa mereka tetap harus menunggu hasil perhitungan suara resmi dari KPU.

Sumber : Tempo.co

Tag : Pilkada DKI 2017
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top