Studi Industri Kreatif Masuk SMK

Pemerintah akan mendorong program studi industri kreatif untuk masuk dalam sekolah menegah kejuruan (SMK).
Kurniawan A. Wicaksono | 17 April 2017 23:25 WIB
Para Cosplayer berpose pada ajang kreatif re:On Comics Convention" di Depok, Jawa Barat, Sabtu (25/4). Event ini menjadi bukti kepada dunia bahwa komik Indonesia punya semangat tinggi untuk bangkit dan menjadi tuan rumah industri kreatif di negeri sendiri. - Bisnis/Nurul Hidayat

Kabar24.com, JAKARTA – Pemerintah akan mendorong program studi industri kreatif untuk masuk dalam sekolah menegah kejuruan (SMK).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan program itu menjadi salah satu dari empat fokus pengembangan sekolah menengah kejuruan (SMK). Empat program prioritas ini berdasarkan arah pembangunan ekonomi Indonesia.

“Selain pertanian, perikanan, dan pariwisata, sekarang ini pemerintah mendorong SMK untuk membuka program studi terkait industri kreatif,” ujarnya seperti dikutip dalam laman resmi Kemendikbud, Senin (17/4/2017)

Dikatakan, empat sektor unggulan ini diproyeksi mampu meningkatkan penyerapan sejumlah tenaga kerja. Hingga saat ini potensi yang dimiliki Indonesia cukup besar tapi belum dimanfaatkan secara optimal.

SMK, lanjutnya, diharapkan menjadi motor penggerak produktivitas di era globalisasi. Saat ini, sebanyak 60% SMK di Indonesia dikelola oleh swasta. Sisanya, sebanyak 40% dikelola oleh pemerintah atau negeri.

Pihaknya pun mengimbau agar pengelola SMK tidak sembarangan membuka program studi baru.

 

Tag : smk
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top