Fokus Pariwisata, Sumbar Targetkan Investasi Tahun Ini Capai Rp6,5 Triliun

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menargetkan investasi yang masuk ke daerah itu mencapai Rp6,5 triliun tahun ini, dengan memprioritaskan pengembangan pariwisata, infrastruktur dan energi terbarukan.
Heri Faisal
Heri Faisal - Bisnis.com 11 April 2017  |  23:15 WIB
Fokus Pariwisata, Sumbar Targetkan Investasi Tahun Ini Capai Rp6,5 Triliun
Aktivitas surfing di Mentawai, Sumatra Barat - Antara

Bisnis.com, PADANG—Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menargetkan investasi yang masuk ke daerah itu mencapai Rp6,5 triliun tahun ini, dengan memprioritaskan pengembangan pariwisata, infrastruktur dan energi terbarukan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar Maswar Dedi menyebutkan target investasi yang dipatok tahun ini mencapai Rp6,5 triliun dari target tahun lalu Rp3,5 triliun.

“Targetnya Rp6,5 triliun baik investasi asing, maupun dalam negeri. Saya kira dengan promosi dan kemudahan izin yang kami berikan, realisasinya bisa di atas target,” katanya kepada Bisnis.com, Selasa (11/4/2017).

Dia mengatakan prioritas investasi diberikan untuk bidang pariwisata, energi terbarukan, infrastruktur, dan perikanan.

Maswar mengungkapkan untuk bidang pariwisata, investasi direncanakan untuk pengembangan kawasan Mandeh (Kabupaten Pesisir Selatan), Kawasan Wisata Terpadu Gunung Padang, dan pengembangan wisata Mentawai.

Selain itu, sejumlah sektor proritas investasi sudah dilirik investor, sperti di bidang energi terbarukan dan kelistrikan, serta perikanan.

Dia mengatakan potensi pengembangan kelistrikan di daerah itu sangat besar, mulai dari energi panas bumi atau geothermal  dengan potensi energi melebihi 1.600 MW di 17 titik panas bumi, serta potensi listrik mikro hidro.

Adapun, sepanjang tahun lalu investasi yang masuk ke daerah itu mencapai Rp4,8 triliun, jauh di atas target pemerintah yang hanya Rp3,5 triliun.

Secara keseluruhan, bidang investasi yang menjadi buruan investor tahun lalu masih di industri pengolahan, agro industri, pembangkit listrik dan energi terbarukan, tambang, kelautan dan perikanan, hotel dan restoran, perkebunan, dan perdagangan.

Maswar mengatakan dalam waktu dekat Baracca Ltd, perusahaan pendanaan dan investasi berbasis di London dan berkantor pusat di Dubai akan mendatangi Sumbar dan melihat potensi daerah itu.

“Mereka sudah merencanakan ke Sumbar dalam waktu dekat. Kami akan perlihatkan potensi yang dimiliki Sumbar,” katanya.

Sebelumnya, Maswar bersama Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit sudah bertemu dengan CEO Baracca Ltd Frid Razale, dan menyampaikan peluang investasi yang bisa dikembangkan di Sumbar.

Menurutnya, pemda memprioritaskan sektor pariwisata, infrastruktur, dan pengembangan potensi kelautan dan perikanan kepada investor asal Uni Emirat Arab tersebut.

Irwan Prayitno, Gubernur Sumbar menjamin kemudahan investasi di daerahnya, sekaligus menjamin tidak ada pungutan, kecuali yang diatur sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata, sumbar

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top