Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Daging Ayam dari Brasil Mengandung Bakteri Salmonella. Uni Eropa Waspada

pemeriksa hewan Slowakia menemukan bukti lain mengenai salmonella pada daging ayam dari Brasil, demikian pengumuman Menteri Pertanian dan Pembangunan Desa Slowakia Gabriela Matecna.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 April 2017  |  14:38 WIB
Daging Ayam dari Brasil Mengandung Bakteri Salmonella. Uni Eropa Waspada
Ilustrasi

Kabar24.com, BRATISLAVA - Bakteri salmonella diketahui terkandung pada daging ayam yang berasal dari Brasil.

Hal itu diketahui setelah pemeriksa hewan Slowakia menemukan bukti lain mengenai salmonella pada daging ayam dari Brasil, demikian pengumuman Menteri Pertanian dan Pembangunan Desa Slowakia Gabriela Matecna, Rabu (5/4/2017) waktu setempat.

Bakteri Salmonella Mbandaka dan bakteri Salmonella Heidelberg ditemukan di dalam tujuh kasus pada daging ayam Brazil, di hati dan di dada, demikian laporan Xinhua --yang dipantau di Jakarta, Kamis (6/4//2017) pagi.

Menurut Matecha, kasus tersebut telah muncul selama pemeriksaan bahwa banyak perusahaan dengan lokasi tertentu selain alamat resmi mereka telah terlibat dalam distribusi daging.

"Kami akan bertindak tegas dan tanpa kompromi terhadap orang yang membahayakan kesehatan rakyat Slowakia," kata Matecha.

Sebanyak 80% daging Brasil memasuki Eropa melalui Belanda. Slowakia adalah salah satu negara pertama Eropa yang melakukan pemeriksaan sebagai tanggapan atas skandal daging busuk Brasil.

Berdasarkan sebagian hasil pemeriksaan Slowakia, Uni Eropa telah menyeru negara anggotanya agar juga mulai melakukan pemeriksaan terhadap daging dari Brasil. Sementara itu, salmonella telah ditemukan pada daging dari Brasil di Belanda dan Republik Ceko.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ayam salmonella

Sumber : Antara/Xinhua

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top