Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mendagri Telusuri Izin Pasha Konser di Luar Negeri

Kementerian Dalam Negeri melakukan pengecekan atas izin yang dimiliki Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said atau yang lebih dikenal sebagai Pasha untuk melakukan konsel di Malaysia dan Singapura.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 30 Maret 2017  |  18:03 WIB
Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu (kanan) melepas topinya usai dilantik sebagai Wakil Walikota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (17/2) - Antara
Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu (kanan) melepas topinya usai dilantik sebagai Wakil Walikota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (17/2) - Antara

Kabar24.com, JAKARTA—Kementerian Dalam Negeri melakukan pengecekan atas izin yang dimiliki Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said atau yang lebih dikenal sebagai Pasha untuk melakukan konsel di Malaysia dan Singapura.

Tjahjo Kumolo, Menteri Dalam Negeri, mengatakan pihaknya akan menelusuri apakah Pasha mengantongi izin untuk melakukan konser di Malaysia dan Singapura. Dari situ, pemerintah baru akan merumuskan langkah apa yang harus diambil selanjutnya.

“Harus dicek dulu apakah kegiatannya di luar negeri ada izinnya atau tidak. Kalau itu dilakukan pada hari libur, maka tidak menjadi masalah, karena banyak anggota DPR yang juga masih aktif sebagai presenter,” katanya, Kamis (30/3).

Tjahjo menuturkan sebenarnya pejabat publik tidak boleh rangkap jabatan atau profesi, karena dikhawatirkan akan mengganggu kinerjanya. Apalagi jabatan atau profesi tersebut terkait langsung dengan perusahaan atau lembaga tertentu.

Menurutnya, Kementerian Dalam Negeri tidak akan sungkan untuk memberi sanksi tegas kepada Pasha, jika nantinya diketahui memiliki izin untuk melakukan konser yang dilakukannya di Singapura dan Malaysia, dan melakukannya di hari kerja.

“Memang tidak ada aturan yang melarang pejabat publik aktif di dunia hiburan, karena ada juga anggota DPR yang masih aktif di dunia hiburan, dan tidak ada aturannya,” ujarnya.

Tjahjo juga menyampaikan tidak ada aturan yang membatasi hobi atau kesenangan yang dilakukan oleh pejabat publik. Hanya saja hal tersebut tidak boleh mengganggu kinerjanya sebagai pejabat publik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tjahjo kumolo pasha ungu
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top