Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi: Persaingan Antarnegara Dimenangkan Generasi Cerdas

Presiden Joko Widodo menyampaikan generasi mendatang akan menjadi tumpuan bagi bangsa Indonesia dalam bersaing dengan negara lain untuk menjadi negara maju.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 25 Maret 2017  |  02:09 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan warga setempat saat peresmian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Badau di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kamis (16/3). Dengan dibukanya pintu perbatasan tersebut Presiden Joko Widodo berharap Indonesia dapat meningkatkan ekspor dan tidak bergantung dengan Malaysia. ANTARA FOTO/HO/Setpres/jhw/wsj - 17.
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan warga setempat saat peresmian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Badau di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kamis (16/3). Dengan dibukanya pintu perbatasan tersebut Presiden Joko Widodo berharap Indonesia dapat meningkatkan ekspor dan tidak bergantung dengan Malaysia. ANTARA FOTO/HO/Setpres/jhw/wsj - 17.

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan generasi mendatang akan menjadi tumpuan bagi bangsa Indonesia dalam bersaing dengan negara lain untuk menjadi negara maju.

Hal itu disampaikan Presiden saat membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Tapanuli Tengah, Jumat (24/3/2017).

"Saya hanya ingin ingatkan negara ini akan jadi kuat ekonominya, mampu bersaing, kalau anak-anak pintar dan sehat. Karena persaingan antarnegara ketat sekali. Anak perlu disiapkan sedini mungkin. Jangan sampai ada yang kurang gizi," ucap Presiden seperti disampaikan dal;am siaran pers pihak Istana.

Di lokasi tersebut, Presiden Jokowi membagikan KIP kepada para pelajar, KIS kepada orang dewasa, dan PKH kepada sejumlah keluarga.

"KIP SD akan dapat Rp450.000, SMP Rp750.000, SMA Rp1 juta. Anak-anak semua harus pintar belajar, SD pintar naik SMP, pintar naik ke SMK/SMA, naik lagi ke perguruan tinggi, kalau pintar ada beasiswa LPDP untuk perguruan tinggi," kata Presiden.

Presiden juga mengatakan untuk Program Keluarga Harapan, satu keluarga akan mendapatkan Rp1,89 juta yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan, modal usaha, dan lain-lain.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi memberikan Program Makanan Tambahan kepada Ibu Hamil, Balita, dan anak-anak.

"Jangan sampai ada yang kurang gizi, tidak boleh, harus sehat, tinggi, pandai, pintar, ini yang kami harapkan ke depan karena ke depan persaingan semakin ketat," ucapnya.

Di akhir acara, Presiden Jokowi sebagaimana biasanya memberikan kuis berhadiah sepeda kepada anak-anak dan undangan yang hadir. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi kecerdasan
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top