Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TEROR LONDON: WNI di London Diminta Waspada

Pemerintah Indonesia meminta WNI yang tinggal di London, Inggris, untuk berhati-hati.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 23 Maret 2017  |  14:45 WIB
Ilustrasi: Presiden Joko Widodo (kiri) dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menunggu kedatangan para kepala negara dan pemerintahan disela-sela KTT IORA 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (7/3). - Antara/Rosa Panggabean
Ilustrasi: Presiden Joko Widodo (kiri) dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menunggu kedatangan para kepala negara dan pemerintahan disela-sela KTT IORA 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (7/3). - Antara/Rosa Panggabean

Bisnis.com, JAKARTA--Pemerintah Indonesia meminta WNI yang tinggal di London, Inggris, untuk berhati-hati.

Hal itu disampaikan terkait serangan teror di dekat Gedung Parlemen Inggris, Rabu (22/3).

Menteri Luar Negei Retno Marsudi mengatakan pemerintah Indonesia mengutuk serangan teror yang mengakibatkan empat orang meninggal dan 40 orang luka-luka tersebut. Duka cita dan simpati mendalam juga disampaikan kepada pemerintah dan masyarakat Inggris, terutama pada keluarga korban.

"Warga negara Indonesia di Inggris khususnya di London diminta untuk terus waspada dan berhati-hati dakan melaksanakan kegiatannya, terutama pada tempat keramaian target aksi teror‎," kata Retno seperti dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri, Kamis (23/3/2017).

Dia menambahkan, berdasarkan laporan Kedutaan Besar RI London, sampai saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Bagi WNI yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi perwakilan RI di London melalui KBRI London.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

london
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top