PILPRES PRANCIS : Jajak Pendapat, Macron Ungguli Le Pen

Tokoh politik beraliran tengah Emmanuel Macron diperkirakan akan memenangi pemilihan presiden tahap pertama pada bulan depan mengalahkan pemimpin ekstrem kanan Marine Le Pen, menurut jajak pendapat dari Harris Interactive.
John Andhi Oktaveri | 23 Maret 2017 11:02 WIB
Emmanuel Macron - Istimewa

Kabar24.com, JAKARTA - Tokoh politik beraliran tengah Emmanuel Macron diperkirakan akan memenangi pemilihan presiden tahap pertama pada bulan depan mengalahkan pemimpin ekstrem kanan Marine Le Pen, menurut jajak pendapat dari Harris Interactive.

Macron diproyeksikan meraih 26% suara Pilpres ronde pertama pada 23 April disusul Le Pen pada posisi 25%, menurut hasil jajak pendapat yang ditayangkan sejumlah stasiun televisi Prancis tersebut sebagaimana dikutip Reuters, Kamis (23/3/2017) .

Skor keduanya tidak berubah sejak jajak pendapat terakhir digelar dua pekan lalu. Padahal, jajak pendapat itu digelar setelah kedua tokoh tersebut berdebat sengit dengan menghadirkan seluruh kandidat presiden.

Kandidat dari partai konservatif Francois Fillon mengalami penurunan suara ke 18% dari 20% pada jajak pendapat itu. Dia terus berupaya menutup kelemahannya akibat terlibat sejumlah skandal keuangan.

Sementara itu, suara kandidat ekstrem kanan Jean-Luc Melenchon naik ke posisi 13,5% atau untuk pertama kali melewati posisi skor kandidat partai berkuasa Benoit Hamon dari partai sosialis sebesar 12,5%.

Dengan demikian, Macron diderkirakan akan memenangi pilpres mengalahkan Le Pen pada 7 Mei mendatang berdasarkan jajak pendapat yang digelar pada 21-22 Maret.

 

Tag : prancis, Pilpres Prancis
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top