Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mobil Dirusak, Korban Amukan Oknum Sopir Angkot Bandung Masih Trauma

Kami sangat trauma dan ketakutan apalagi di dalam mobil ada anak saya yang baru satu tahun.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Maret 2017  |  18:48 WIB
Mobil Dirusak, Korban Amukan Oknum Sopir Angkot Bandung Masih Trauma
Pengemudi angkutan umum yang tergabung dalam Aliansi Moda Transportasi Umum Jabar berunjukrasa di depan Gedung Sate memprotes keberadaan angkutan umum online, di Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/3/2017). - Antara/Agus Bebeng

Kabar24.com, BANDUNG - Aksi mogok sopir angkot di Bandung menentang kehadiran taksi online memakan korban.

Satu keluarga korban perusakan mobil oleh oknum yang diduga sopir angkot di perempatan lampu merah Jalan BKR- Jalan Sriwijaya, Kamis (9/3/2017) sekitar pukul 08.30 WIB, mengaku masih trauma.

"Kami sangat trauma dan ketakutan apalagi di dalam mobil ada anak saya yang baru satu tahun," kata pengemudi mobil Eggi Muhammad di Polsek Regol, Kota Bandung, Kamis (9/3/2017).

Eggi menceritakan, awalnya tidak merasa curiga saat berpapasan dengan rombongan sopir angkot yang diduga akan ikut dalam aksi mogok di Gedung Sate, Kota Bandung.

Namun ketika berada di perempatan lampu merah Jalan BKR-Jalan Sriwijaya, ia bersama keluarganya mengalami pengalaman yang tidak akan pernah dilupakannya.

Saat lampu perempatan BKR-Sriwijaya menyala merah, massa yang diduga kuat sopir angkot langsung keluar dan meneriaki Eggy sebagai pengemudi transportasi online.

"Mereka langsung memukul mobil dan berteriak online-online," kata Eggy.

Ia mencoba mengklarifikasi bahwa mobil yang dikendarainya bukan transportasi online, namun massa tetap tidak mempedulikannya bahkan mencoba memecahkan kaca menggunakan benda tumpul dan batu.

Suasana di dalam mobil pun mencekam, ibu, ayah, istri, dan kakak Eggy berteriak dan menangis histeris sambil mencoba menenangkan anak Eggy yang berusia satu tahun. Istrinya pun mencoba meyakinkan bahwa sopir tersebut adalah suaminya.

"Istri saya bilang ini suami saya bukan sopir online. Terus berteriak seperti itu," kata dia.

Ia bersama kakaknya, Depi, tidak mampu berbuat banyak dan mencoba melindungi keluarganya di dalam mobil. Depi kemudian berinisiatif untuk merekam kejadian tersebut melalui telepon selulernya.

Depi menuturkan, massa mencoba mengambil kunci mobil namun usaha tersebut berhasil diamankan Eggy yang juga harus terkena pukulan dari oknum diduga sopir tersebut.

"Adik dan Ayah terkena pukulan, saya pun terkena pukulan di bagian betis," kata dia.

Dia tak menghiraukan permintaan para oknum sopir untuk keluar dari mobil. Akibatnya, sejumlah massa melemparkan batu ke arah kaca mobil, bahkan bagian belakang dan samping kaca pecah serta retak.

"Ibu dan istri adik saya meminta perusakan itu dihentikan, bahkan saya dalam rekaman meminta tolong kepada kang Emil (Ridwan Kamil)," kata dia.

Tak lama petugas kepolisian dari Polsek Regol segera datang dan keluarga Eggy dapat terselamatkan. Para oknum sopir angkot tersebut kemudian pergi untuk bergabung bersama massa lainnya.

"Untungnya ada petugas kepolisian datang. Kami jadi merasa tenang," kata dia.

Usai kejadian menyeramkan itu, ia bersama keluarga kemudian mendatangi Polsek Regol dan melaporkan insiden tersebut. Depi berharap oknum yang merusak kendaraannya dapat ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, Polrestabes Bandung berhasil mengamankan seorang pelaku yang diduga provokator perusakan mobil milik warga jenis Avanza di Jalan BKR Kota Bandung.

"Satu orang kita amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di Polrestabes Bandung," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Panowo di Gedung Sate Bandung, Kamis.

Ia menuturkan pelaku perusakan berinisial UP dan rekannya merusak mobil milik Eggy Muhammad dengan cara memecahkan kaca mobil saat melintas jalan tersebut.

"Korban tidak mengalami kekerasan fisik. Kaca kendaraaanya dipecah. Sedang kita dalami apakah pelakunya sopir atau pengurus," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandung Demo Taksi Online

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top