Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Siapkan Perpu Pertukaran Informasi Otomatis

Pemerintah akan menyiapkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perpu sebagai payung hukum untuk mengimplementasikan sistem pertukaran informasi otomatis.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 22 Februari 2017  |  18:05 WIB
Pemerintah Siapkan Perpu Pertukaran Informasi Otomatis
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly - Antara/Muhammad Adimaja
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA--Pemerintah akan menyiapkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perpu sebagai payung hukum untuk mengimplementasikan sistem pertukaran informasi otomatis.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly mengatakan ‎rencana penyusunan perpu dinilai lebih efektif dibandingkan dengan merevisi Undang-undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) maupun UU Perbankan yang akan membutuhkan waktu lama.

‎"Kami mengejar [terbitnya regulasi] sampai bulan kelima [Mei] tahun ini agar bisa segera terlaksana," kata Yasonna usai menghadiri rapat koordinasi terbatas Implementasi Pertukaran Informasi Otomatis di Bidang Jasa Keuangan dan Perpajakan, Rabu (22/2/2017).

Dia ‎menilai UU Perbankan tidak masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas), sedangkan UU KUP sedang dalam pembahasan di DPR. Padahal, anggota dewan akan melaksanakan masa reses.

Pihaknya menjelaskan perpu tersebut akan menjelaskan mengenai pelaksanaan sistem pertukaran informasi otomatis. Jika tidak segera diimplementasikan, Indonesia menjadi satu-satunya negara anggota G20 yang belum menggunakan sistem tersebut.‎

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

informasi yasonna laoly
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top