Kemdikbud Kini Punya Laboratorium Kebhinekaan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kini memiliki fasilitas Laboratorium Kebhinekaan.
Dika Irawan | 20 Desember 2016 15:02 WIB

Kabar24.com, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kini memiliki fasilitas Laboratorium Kebhinekaan.

Fasilitas baru tersebut didesain sebagai sarana pembelajaran bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat luas tentang kebinekaan bahasa dan sastra di Indonesia.

Dikutip dari Kemdikbud.go.id, Selasa (20/12/2016), laboratorium ini menyajikan aplikasi “Laboratorium Kebinekaan”, yang berisi informasi soal bahasa dan sastra daerah, dengan tujuh menu utama.

Menu pertama, deskripsi bahasa daerah di Indonesia; kedua, rekaman video mengenai kosakata dasar bahasa daerah di Indonesia; ketiga, ekspresi bahasa daerah di Indonesia yang meliputi cerita rakyat, sastra, dan kesenian; keempat, transkripsi dan terjemahan cerita rakyat bahasa daerah di Indonesia.

Kelima, cerita rakyat bahasa daerah di Indonesia; keenam, peta kebinekaan yang berisi menu pencarian di daerah mana bahasa daerah dituturkan; dan ketujuh, kamus bahasa-bahasa daerah di Indonesia.

Laboratorium itu dibangun dengan tujuan mendokumentasikan 646 bahasa dan sastra daerah di seluruh Indonesia. Selain itu, Laboratorium Kebinekaan juga menyajikan beberapa unsur kebudayaan yang berhubungan dengan kebahasaan dan kesastraan.

Pembangunan Laboratorium Kebinekaan dimulai pada 2015, sebagai tindak lanjut dari hasil Seminar dan Lokakarya Lembaga Adat pada tahun 2014.

Laboratorium Kebinekaan merupakan salah satu fasilitas dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, melalui Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK). Laboratorium ini berada di Gedung Arjuna, Kantor PPSDK, di Jalan Anyar, Kawasan Indonesia Peace and Security Center (IPSC), Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Namun, saat ini Laboratorium Kebinekaan belum dibuka untuk publik karena belum diresmikan.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, Dadang Sunendar mengatakan, apabila sudah diresmikan, Laboratorium Kebinekaan akan diperkenalkan secara aktif kepada berbagai kalangan, khususnya para siswa SD, SMP, SMA, dan mahasiswa.

“Mereka akan diperkenalkan berbagai keberagaman bahasa itu, dan diharapkan akan semakin mengingatkan kepada kita bahwa demikian banyak perbedaan yang ada di tanah air ini, tapi kita bisa menjadi sebuah bangsa satu, bangsa yang menghargai berbagai perbedaan,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemdikbud, kebhinekaan

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top