Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

GEMPA ACEH: Bantuan untuk Rumah Rusak Rp40 Juta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemerintah akan memberikan bantuan pembangunan kembali rumah warga yang rusak berat akibat gempa di Aceh sebesar Rp40 juta.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Desember 2016  |  12:18 WIB
GEMPA ACEH: Bantuan untuk Rumah Rusak Rp40 Juta
Warga menyaksikan rumah toko (ruko) yang roboh akibat gempa 6,5 SR di Lintasan jalan nasional Desa Ulee Glee, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12/2016). - Antara
Bagikan

Kabar24.com, PIDIE JAYA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemerintah akan memberikan bantuan pembangunan kembali rumah warga yang rusak berat akibat gempa di Aceh sebesar Rp40 juta.

"Pemerintah pusat akan bantu, yang rusak berat dibantu Rp40 juta, yang rusak sedang ringan dibantu Rp20 juta," kata Jokowi seusai meninjau rumah sakit lapangan di halaman Kantor Bupati Pidie Jaya, Aceh, Jumat (9/12/2016).

Disebutkan, kondisi rumah penduduk terdampak gempa itu saat ini sedang dalam proses verifikasi termasuk jumlahnya.

"Ada dua kategori nanti, yaitu yang rusak berat artinya sudah roboh total dan rusak sedang. Nanti baru dihitung jumlahnya berapa, akan ada keputusan bupati dan gubernur untuk menentukan jumlah," katanya.

Jokowi berharap, bantuan itu segera dilaksanakan agar dapat dipakai untuk stimulan membangun kembali rumah yang rusak.  Presiden menyebut, bantuan untuk korban meninggal sudah langsung diberikan semuanya. Demikian juga untuk yang masih dirawat di RS.

Menurut dia, yang di RS sudah tertangani semua.

"Yang patah sudah dioperasi, di pen semuanya. Hari ini tadi dokter menyampaikan akan selesai semuanya," katanya.

"Kemudian, ketiga yang berkaitan dengan kerusakan, baik gedung sekolah, ada pesantren, kantor, masjid itu yang nanti ditangani oleh Kementerian PUPR, kemudian yang sekolah ditangani oleh Kemendikbud. Saya minta langsung ini dikerjakan," katanya.

Menurut dia, untuk sekolah yang rusak berat selama proses pembangunan, untuk sementara disiapkan tenda untuk anak-anak.

"Saya kira pembagian dan organisasi lapangannya sudah baik lah," katanya.

Disebutkan, untuk pembangunan masjid, Kementerian PUPR masuk, tapi tetap melibatkan masyarakat untuk bergotong royong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gempa Aceh

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top