Aksi 212 Berjalan Damai, Kapolri: Tidak Ada Satu Pohon Pun yang Patah

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyambangi Kompleks Parlemen pasca memantau pengamanan Aksi Bela Islam jilid III di Monumen Nasional.
Dewi Aminatuz Zuhriyah | 02 Desember 2016 20:18 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian - Antara

Kabar24.com, JAKARTA-- Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyambangi Kompleks Parlemen pasca memantau pengamanan Aksi Bela Islam jilid III di Monumen Nasional.
 
Dalam kunjungannya, dia pun langsung memimpin apel dan memberikan arahan kepada ratusan anggota Polri yang berjaga.
 
Tito memastikan aksi super damai yang diisi dengan salat, zikir serta doa bersama itu berjalan lancar dan damai. Kondisi itu terlihat dari laporan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bahwa tidak ada pohon dan tanaman yang rusak.
 
"Ini ditandai dengan saya dapat laporan dari DKI, tidak ada satu pohon pun yang patah. Tidak ada satu cabang pun yang patah, bahkan yang melaksanakan kegiatan ibadah betul-betul menjaga agar pohon-pohon tidak rusak, bunga-bunga tidak rusak," kata Tito di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/12).
 
Dalam kesempatan itu, dia  mengapresiasi kinerja panitia dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI yang telah mengajak pendemo untuk menyampaikan tuntutan secara damai dan sesuai aturan.
 
"Saya menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada panitia kemudian kepada masyarakat yang datang ke Monas dan sekitarnya sampai ke jalan Thamrin, kemudian Gambir, Istiqlal, ini semua, Alhamdulillah berlangsung dengan betul-betul damai," jelasnya.
 
Mantan Kepala BNPT itu juga berterima kasih kepada aparat gabungan TNI-Polri yang telah menjaga dan menjalankan tugas dengan baik sesuai prosedur.

Tak lupa dia berterima kasih kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo atas kerjasama apiknya saat demo berlangsung.
 
"saya ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada baik anggota Polri dan TNI yang sudah melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan SOP melayani masyarakat. Dan secara khusus Bapak Panglima TNI yang luar biasa sudah bekerjasama sehingga pasukan TNI dan Polri dalam satu ikatan yang kuat," imbuhnya.
 
Apresiasi juga diberikan kepada elemen pendukung lain seperti Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, alim ulama dan seluruh masyarakat yang telah berdoa bersama demi keselamatan negeri.
 
Kata Tito, aksi damai ini hanya bisa terjadi berkat solidaritas dan berkat kerjasama dan kesungguhan dari kita semua.

"Sekali lagi, TNI, Polri, pemda, segenap tokoh masyarakat, alim ulama, dan yang utama adalah masyarakat yang melakukan ibadah dalam rangka zikir dan doa bersama untuk keselamatan negeri," imbuhnya
 
"Mudah-mudahan dengan berhasil dan berlangsung amannya kegiatan ini, negeri kita akan semakin aman, semakin damai. Sehingga pembangunan akan berjalan lancar. Kalau pembangunan lancar otomatis itu insya Allah masyarakat akan lebih sejahtera. Ini harapan kita semua," tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kapolri

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top