Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ade Komarudin Dilengserkan, Politisi PAN Sebut Keputusan MKD Gegabah

Mahkamah Kehormatan Dewan dinilai telah berlaku gegabah karena memberhentikan Ade Komarudin dari jabatan Ketua DPR RI.
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 30 November 2016  |  16:19 WIB
Ade Komarudin Dilengserkan, Politisi PAN Sebut Keputusan MKD Gegabah
Ade Komarudin meninggalkan gedung DPR seusai memaparkan hasil sementara rapat pimpinan DPR RI terkait usulan pergantian Ketua DPR dari Partai Golkar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (29/11). - Antara/Yudhi Mahatma
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA -- Mahkamah Kehormatan Dewan dinilai telah berlaku gegabah karena memberhentikan Ade Komarudin dari jabatan Ketua DPR RI.

Yandri Susanto sekjend PAN menyayangkan keputusan Mahkamah Kehormatan DPR  yang dinilainya mengesankan ambisi tertentu dalam mengambil keputusan tersebut.

"Citra MKD akan tergerus," ujarnya, Rabu (30/11/2016).

Menurut Yandri, MKD terburu-buru memberikan sanksi pemecatan dari Ketua DPR pada Akom.

Pasalnya, keputusan itu diambil tanpa mendengarkan keterangan dari yang bersangkutan.

"Apakah yang dituduhkan benar atau tidak. Ini timbulkan pertanyaan di kalangan dewan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan seharusnya sanksi ini tidak perlu diberikan.

Sementara itu, proses pergantian Ketua DPR dari Akom ke Setya Novanto alias Setnov tengah berjalan dan digelar sidang paripurna sore ini.

"Kami akan tanyakan di rapur, saya akan interupsi," ujarnya.

Terkait pergantian Akom oleh Setya, Yandri menegaskan PAN tidak pada posisi menolak atau menyetujui. "Itu wewenang Golkar," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr ri ketua dpr Sidang MKD Ade Komarudin
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top