20 SPBU di Sumbagsel Setop Jual Premium

Sebanyak 20 SPBU di Sumatra Bagian Selatan tercatat sudah tidak menyediakan BBM jenis premium dan mengganti dengan pertalite seiring tingginya permintaan produk tersebut.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 04 November 2016  |  17:06 WIB
20 SPBU di Sumbagsel Setop Jual Premium
Pertalite, produk bensin baru dari Pertamina - Antara/M. Agung Rajasa

Kabar24.com, PALEMBANG – Sebanyak 20 SPBU di Sumatra Bagian Selatan tercatat sudah tidak menyediakan BBM jenis premium dan mengganti dengan pertalite seiring tingginya permintaan produk tersebut.

General Manager PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel, Herman Zaini, mengatakan peningkatan konsumsi pertalite yang cukup signifikan sudah mampu menekan pemakaian BBM premium di Sumbagsel.

“Masyarakat sudah mengerti kualitas produk BBM dan mereka yang mampu juga sudah sadar untuk tidak membeli BBM bersubsidi,” katanya, Jumat (4/11).

Menurut Herman, jumlah SPBU yang setop menjual premium meningkat secara bertahap. Dia menilai pemilik SPBU juga lebih tertarik menjual pertalite karena margin yang didapat lebih besar ketimbang premium.

“SPBU juga lebih suka melayani pertalite karena marginnya bisa lebih besar, sekitar Rp325 per liter sementara premium di bawah itu,” katanya.

Adapun 20 SPBU yang tidak menjual premium lagi itu tersebar di lima provinsi di bawah wilayah kerja MOR II, a.l Sumsel terdapat 9 SPBU,  Jambi 1 SPBU, Bangka Belitung 2 SPBU dan Bengkulu 1 SPBU terus menunjukkan kenaikan yang signifikan.

Seperti di Sumsel yang penyalurannya mencapai 666 kilo liter per hari pada Oktober 2016. Realisasi itu meningkat dibanding bulan sebelumnya sebanyak 326 kl.Sementara penyaluran premium di provinsi itu menurun sebesar 21% dari semula 1.809 kl menjadi 1.435 kl.

Peningkatan konsumsi Pertalite uga terjadi di Lampung yang mana realisasi telah mencapai 951 kl per hari atau meningkat hingga 119% dibanding bulan September 2016.Untuk penyaluran premium tercatat turun 34% dari 1.738 kl menjadi 1.151 kl.

Dia mengemukakan berkurangnya permintaan premium di Sumbagsel juga membuat perusahaan telah mencapai target kinerja pengalihan premium ke pertalite.

Herman menjelaskan MOR II menargetkan pengalihan premium ke pertalite maupun pertamax dan pertamax turbo bisa mencapai 50% pada Desember 2016.

“Target pengalihan 50% dari premium itu sudah bisa kami capai sebelum Desember 2016, yakni per Oktober 2016,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
spbu, sumbagsel

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top