Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AKSEYNA DIBUNUH: Minim Bukti Persulit Penyidikan

Kasus pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia Akseyna Ahad Doni yang terjadi setahun lalu tepatnya pada 26/3/2015 hingga kini masih belum trungkap jelas.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 22 September 2016  |  18:45 WIB
Olah TKP kasus pembunuhan Akseyna, seorang mahasiswa UI - Antara
Olah TKP kasus pembunuhan Akseyna, seorang mahasiswa UI - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Kasus pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia Akseyna Ahad Doni yang terjadi setahun lalu tepatnya pada 26/3/2015 hingga kini masih belum trungkap jelas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono menyebut, kasus ini merupakan kasus yang rumit karena minimnya saksi yang ada.

“Kasus ini rumit karena sangat minim saksi,” katanya, Kamis (22/9/2016).

Beberapa waktu lalu, polisi melakukan pemeriksaan ulang para saksi tetapi hingga kini beum menemukan saksi maupun bukti baru terkait kasus ini.

Awi menyebutkan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan tertutup dan belum bisa berbagi informasi lebih banyak.

Sebelumnya, pada kesempatan lain, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F. Kurniawan mengatakan bahwa polisi masih mengumpulkan bukti-bukti tambahan.

"Kita tidak boleh terburu-buru. Bukti-bukti masih terus kami kumpulkan. Harap rekan-rekan bersabar, apalagi pada saat itu saya belum menjabat sebagai Kasubdit," katanya.

Namun, dia menekankan bahwa polisi berkomitmen untuk melakukan penyelidikan sampai kasus ini tuntas meskipun kejadian ini sudah terjadi sekitar satu tahun yang lalu.

"Ini bukan masalah sudah lamanya kejadian pembunuhannya, kami akan terus berupaya untuk mengungkap kasus pembunuhan ini," pungkas Hendy.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Akseyna Ahmad Dori
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top