Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PENYANDERAAN PONDOK INDAH: Pemilik Rumah Bakal Diperiksa Polisi

Pihak Polda Metro jaya memeriksa lebih lanjut Asep Sulaeman, eks pejabat Exxon Mobil yang menjadi korban dalam penyanderaan di rumahnya di Pondok Indah, Sabtu lalu (3/9/2016).
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 06 September 2016  |  16:40 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti yang diduga sebagai jimat milik pelaku perampokan dan penyanderaan di sebuah rumah di Pondok Indah, Jakarta Selatan - Antara
Polisi menunjukkan barang bukti yang diduga sebagai jimat milik pelaku perampokan dan penyanderaan di sebuah rumah di Pondok Indah, Jakarta Selatan - Antara

Kabar24.com,JAKARTA — Pihak Polda Metro jaya memeriksa lebih lanjut Asep Sulaeman, eks pejabat Exxon Mobil yang menjadi korban dalam penyanderaan di rumahnya di Pondok Indah,  Sabtu lalu (3/9/2016).

Pemeriksaan atas Asep akan dilakukan guna mengkonfirmasi lebih jauh terkait hubungan korban dan pelaku serta masalah yang melatarbelakangi tindakan AJ.

“Satu dua hari ini akan segera di-cross check. Diperiksa kembali,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono, Selasa (6/9/2016).

Sebelumnya,. tersangka AJ, mengaku mengenal dekat Asep lantaran pernah menjadi pengawalnya semasa bekerja di Exxon Mobil. Namun, menurut Awi pengawalan yang dilakukan oleh AJ terhadap Asep semasa bertugas di Exxon Mobil tidak dilakukan secara intens tetapi berganti-ganti.

Selain itu, hingga saat ini, AJ masih bungkam terkait hal yang mendorongnya melakukan penyanderaan. Namun, Apolos Djara Bonga, kuasa hukum AJ mengatakan niat AJ mendatangi Aseo adalah untuk mendamaikan. Apolos enggan menyebutkan pihak mana yang akan didamaikan dalam kasus ini, apakah AJ dengan Asep atau AJ menjadi perantara perdamaian Asep dengan pihak lain.

Apolos juga menegaskan bahwa baik AJ dan Asep adalah saling kenal dan memiliki hubungan baik. Dia menekankan bahwa hal yang dilakukan AJ bukanlah perampokan dan penyanderaan.

“Ada hubungan baik antara klien [AJ] dengan korban,” katanya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pondok indah sandera
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top