Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Revisi Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser Pastikan Tak Ganggu Satwa Langka

Pemerintah Provinsi Aceh tengah mengajukan revisi sebagian zona inti menjadi zona pemanfaatan di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Adapun, Dinas Kehutanan Aceh memastikan rencana perubahan ini tak akan mengganggu habitat satwa langka yang ada.
Febriany Dian Aritya Putri
Febriany Dian Aritya Putri - Bisnis.com 27 Agustus 2016  |  04:37 WIB
Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser - Wikipedia
Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser - Wikipedia

Kabar24.com, MEDAN--Pemerintah Provinsi Aceh tengah mengajukan revisi sebagian zona inti menjadi zona pemanfaatan di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Adapun, Dinas Kehutanan Aceh memastikan rencana perubahan ini tak akan mengganggu habitat satwa langka yang ada.

Kepala Dinas Kehutanan Aceh Husaini Syamaun menyebutkan, nantinya perubahan tersebut dimanfaatkan untuk pengembangan potensi panas bumi.

"Kami meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengevaluasi sejauh mana fungsi zona inti tersebut. Apakah benar sebagai lokasi satwa langka? Kalau memang ternyata hasil evaluasi kurang cocok, maka lebih baik digeser ke tempat yang memang banyak satwa langka, sehingga panas bumi dapat dimanfaatkan," paparnya dalam keterangan tertulis, Jumat (26/8/2016).

Lebih lanjut, Husaini menilai pemanfaatan panas bumi merupakan program strategis nasional. Adapun, pihaknya siap jika pengajuan revisi zona inti tersebut ditolak Kementerian LH dan Kehutanan. Pasalnya, zona inti tersebut masih termasuk kawasan hutan konservasi.

"Sebelum mengajukan ke kementerian, kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Balai Besar Taman Nasional. LSM satwa dan aktivis lingkungan tidak boleh hanya melihat kepentingan satwa, tapi harus menyeluruh," pungkas Husaini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

taman nasional hewan langka
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top