Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Surabaya Klarifikasi Statement Ahok Soal Risma

Pemerintah Kota Surabaya mengklarifikasi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait ucapan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 01 Agustus 2016  |  16:01 WIB
Pemkot Surabaya Klarifikasi Statement Ahok Soal Risma
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Punama (kanan) bersama Walikota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) mengikuti Rapat Terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kabinet Kerja membahas Penilaian Standar Bisnis di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/5). - Antara

Kabar24.com, SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya mengklarifikasi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait ucapan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Dalam sebuah media online, Ahok menyebutkan kalimat “Apalagi seingat saya Bu Risma pernah ngomong, coba nanti dicek ya, kan Surabaya lebih besar dari pada Solo. Wali Kota Solo bisa jadi Presiden, masa Wali Kota Surabaya enggak bisa?,” kata Ahok di Balai Kota, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (1/8/2016).

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya M. Fikser angkat bicara bahwa pernyataan Ahok tersebut tidak benar dan tidak pernah ada di setiap dokumentasi suara maupun video milik Pemkot Surabaya.

“Di situ kan diminta cek. Ya kami cek. Dan hasilnya tidak pernah ada statement Wali Kota Surabaya Tri Rismharini yang seperti itu,” kata Fikser dalam siaran persnya, Senin (1/8/2016).

Fikser mengatakan pengecekan yang dilakukannya itu merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab dalam koridor kehumasan. Seluruh dokumen, baik berupa foto, video maupun rekaman suara Wali Kota Surabaya dalam berbagai kegiatan, semuanya terarsip di Bagian Humas.

“Selama kami mendampingi beliau (Tri Rismaharini) mulai dari menerima tamu, menjadi narasumber, hingga wawancara resmi dengan media, tidak pernah ada statement sebagaimana disampaikan oleh Pak Ahok yang diucapkan oleh Bu Walikota (Tri Rismaharini). Ini setelah kami mencermati seluruh hasil dokumentasi selama ini,” ujarnya.

Fikser juga mempersilakan para awak media jika menemukan arsip dokumentasi yang memuat statement Walikota Risma tersebut agar segera ditunjukkan kepada Humas Pemkot Surabaya. “Silakan rekan-rekan media kalau punya arsipnya bisa tunjukkan ke kami,” imbuhnya.

Menurut Fikser, selain melaksanakan tugas klarifikasi atas nama lembaga kehumasan Pemkot Surabaya, langkah ini juga dimaksudkan agar tidak terjadi kegaduhan. Sebab, sambung dia, yang berstatement di media online tersebut adalah pejabat publik.

“Jika hal ini tidak diluruskan, nanti mengarah ke fitnah. Intinya, kami hanya mengklarifikasi sesuai tugas pokok dan fungsi kami berbekal dokumen-dokumen kehumasan,” terang mantan Camat Sukolilo ini.

Fikser menambahkan intinya saat ini Wali Kota Tri Rismaharini sedang fokus pada program-program pembangunan kota dan pelayanan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

walikota surabaya tri rismaharini pernyataan ahok
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top