Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Reformasi Peradilan: KPK dan MA Siap Benahi Lembaga Peradilan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menjalin kerjasama dengan Mahkamah Agung (MA) terkait upaya reformasi di lembaga peradilan.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 26 Juli 2016  |  13:58 WIB
Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman memasuki mobil usai diperiksa KPK di gedung KPK, Jakarta, Selasa (24/5/2016). - Antara
Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman memasuki mobil usai diperiksa KPK di gedung KPK, Jakarta, Selasa (24/5/2016). - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menjalin kerjasama dengan Mahkamah Agung (MA) terkait upaya reformasi di lembaga peradilan.

Langkah itu dilakukan menyusul penangkapan terhadap oknum panitera dan hakim akhir-akhir ini. Komisioner KPK Alexander Marwata mengatakan, KPK berkomitmen mendorong perbaikan di lembaga peradilan.

"Tertangkapnya pejabat peradilan memperkuat bahwa mafia peradilan itu ada. KPK tidak hanya berhenti ke penindakan, tetapi juga mendorong reformasi di Mahkamah Agung," kata Alex di Jakarta, Selasa (26/7/2016).

Sebagai tindak lanjut kerjasama itu, rencananya pimpinan KPK dan MA bakal menggelar pertemuan untuk membicarakan perbaikan di sektor lembaga peradilan. 

"Ke depan kita dorong MA untuk perbaiki diri. Soal itu, nanti akan dibicarakan dengan pimpinan di MA," katanya.

Wacana untuk mereformasi lembaga peradilan mencuat seiring tertangkapnya oknum hakim dan panitera dalam waktu tiga bulan belakangan ini.

Bisnis mencatat, ada dua hakim dan empat panitera yang terjerat kasus tersebut. 

Selain itu, wacana itu semakin mengerucut seiring dikeluarkannya surat perintah penyelidikan terhadap Sekretaris MA Nurhadi.

KPK menengarai Nurhadi berada di balik suap Panitera PN Jakarta Pusat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpk. reformasi peradilan
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top