Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kuartal II, Pertumbuhan Jateng Diperkirakan 5,2%-5,6%

Meskipun pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah melambat pada kuartal I/2016, Bank Indonesia memperkirakan pada kuartal II/2016, akan mampu pulih dan tumbuh lebih tinggi.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 15 Juni 2016  |  14:53 WIB
Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah - Bisnis.com
Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah - Bisnis.com

Bisnis.com, SEMARANG - Meskipun pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah melambat pada kuartal I/2016, Bank Indonesia memperkirakan pada kuartal II/2016, akan mampu pulih dan tumbuh lebih tinggi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jateng Iskandar Simorangkir mengatakan pertumbuhan ekonomi pada periode April-Juni tahun ini lebih baik dibanding Januari-Maret, yang diiringi dengan laju inflasi yang terjaga.

"Perekonomian Jateng kuartal I/2016 tumbuh 5,1% secara tahunan, melambat dibandingkan kuartal sebelumnya yang tumbuh 6,1%," katanya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Rabu (15/6/2016).

Dia menambahkan capaian tersebut juga lebih rendah bila dibandingkan dengan pertumbuhan pada kuartal yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 5,6%.

Walaupun begitu, berdasarkan pengamatan pada indikator makroekonomi, dia memprediksi ekonomi Jateng tumbuh pada kisaran 5,2%-5,6% pada kuartal II nanti.

"Peningkatan diperkirakan berasal dari komponen konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah dan investasi," ujarnya.

Dari sisi lapangan usaha, peningkatan diperkirakan terjadi pada seluruh lapangan usaha, terutama di industri pengolahan, pertanian, serta perdagangan.

Lalu, laju inflasi pada kuartal II/2016 diyakini turun, dan berada pada rentang sasaran 4 plus minus 1%. Pada kuartal I/2016, inflasi di Jateng mencapai 4,21%.

Iskandar mengatakan faktor utama yang diperkirakan mendorong penurunan inflasi adalah membaiknya kondisi pasokan, terutama untuk komoditas aneka cabai dan beras.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bi jateng
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top