TPID Siapkan Operasi Pasar Murni di Madiun

Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Madiun siap menggelar operasi pasar murni untuk mengendalikan gejolak harga menjelang Lebaran.
Sri Mas Sari | 02 Juni 2016 02:20 WIB
Daging Sapi.

Bisnis.com, MADIUN -- Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Madiun siap menggelar operasi pasar murni untuk mengendalikan gejolak harga menjelang Lebaran.
 
OPM itu akan melengkapi intervensi serupa yang dilakukan Pemprov Jatim di 38 kabupaten/kota.
 
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Djoko Raharto mengatakan OPM akan digelar selama 15 hari menjelang Lebaran.
 
"Saat itu harga sedang melonjak tinggi-tingginya karena semakin mendekati Lebaran," katanya seusai rapat TPID Kota Madiun, Rabu (1/6/2016).

OPM akan dipusatkan di dua titik, yakni Pasar Sleko dan Pasar Besar.
 
Bagi Kota Madiun, OPM oleh TPID adalah yang pertama kali. Program serupa digelar di Kota Kediri menjelang Natal tahun lalu dan akan dilakukan lagi Ramadhan tahun ini.
 
Namun berbeda dengan Kota Kediri yang hanya menyertakan beras, gula kristal putih, telur ayam ras, dan minyak goreng, komoditas dalam OPM Kota Madiun mencapai enam bahan pokok.
 
Keenam bahan pokok itu mencakup beras, gula kristal putih, telur ayam ras, minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih.
 
Soal volume dan harga yang akan dibanderol, TPID Kota Madiun masih membahasnya.
 
Dalam OPM, harga yang ditetapkan biasanya di bawah harga pasar karena ongkos angkut dari produsen atau distributor ke konsumen ditanggung oleh TPID.
 
Djoko menuturkan BI sebagai anggota TPID siap menyubsidi sebagian ongkos angkut.
 
"Kalau Rp1.000 saja di bawah harga pasar, itu sudah berarti sekali untuk masyarakat."

Tag : Inflasi, tpid, kota madiun, operasi pasar murni
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top