EGYPTAIR: Sinyal Terdeteksi, Lokasi Pencarian Dipersempit

Zona pencarian pesawat EgyptAir yang dilaporkan jatuh beberapa waktu lalu dipersempit menjadi 2 kilometer dari sebelumnya 5 kilometer setelah sebuah kapal mendapat sinyal dari salah satu kotak hitam pesawat tersebut.
Juli Etha Ramaida Manalu | 02 Juni 2016 18:23 WIB
Pesawat komerisal Jet EgyptAir yang membawa 66 penumpang dan awak dari Paris ke Kairo dan menghilang dari radar di atas Mediterania, Kamis (19/5/2016). - REUTERS

Kabar24.com, KAIRO/PARIS - Zona pencarian pesawat Egypt Air yang dilaporkan jatuh beberapa waktu lalu dipersempit menjadi 2 kilometer dari sebelumnya 5 kilometer setelah sebuah kapal mendapat sinyal dari salah satu kotak hitam pesawat tersebut.

Penemuan lokasi kotak hitam (black box) sangatlah penting untuk mengungkapkan alasan jatuhnya pesawat A320 tersebut ke wilayah perairan Mediterania yang menewaskan 66 orang yang berada dalam pesawat.

Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (2/6/2016), sumber menyangkal laporan media Prancis yang menyatakan bahwa pesawat tersebut telah mengirimkan sejumlah peringatan dalam penerbangan sebelumnya, 24 jam sebelum pesawat tersebut hilang dari pantauan radar.

“Laporan dari media Perancis tersebut tidak benar mengenai adanya sinyal asap yang dibuat melalui sistem ACARS tiga kali berturut-turut selama perjalanan pesawat ke Asmara di Eritrea, Tunisia dan keberangkatannya dari Kairo,” kata sumber tersebut.

Sementara para tim pencari saat ini fokus menemukan alat perekam tersebut, Menteri Transportasi Perancis Alain Vidalies mengatakan pengambilan kotak hitam tersebut dari dasar laut akan membutuhkan waktu sekitar delapan hari.

 

Sumber : Reuters

Tag : kotak hitam, EgyptAir Hilang
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top