Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Walhi Jambi Tuding Aktivitas Tambang PT Antam Cemari 95 Anak Sungai

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jambi menganalisis bahwa lima sungai besar dan 95 anak sungai di Kabupaten Sarolangun, Jambi, telah tercemar akibat aktivitas pertambangan PT Antam.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Mei 2016  |  11:16 WIB
Walhi Jambi Tuding Aktivitas Tambang PT Antam Cemari 95 Anak Sungai
Bantaran sungai - Ilustrasi/Antara
Bagikan

Kabar24.com, JAMBI - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jambi menganalisis bahwa lima sungai besar dan 95 anak sungai di Kabupaten Sarolangun, Jambi, telah tercemar akibat aktivitas pertambangan PT Antam.

Direktur Walhi Jambi, Musri Nauli, di Jambi Senin (23/5/2016), menegaskan aktivitas tambang PT Antam yang mengunakan bahan kimia berdampak di daerah hilir sungai Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun.

Berbagai jenis ikan di sepanjang aliran Sungai Mempenau, Sungai Ampar, Sungai Batang Asai, dan Sungai Sako Merah terkena dampak dari aktivitas pertambangan tersebut. 

Pembuatan jalan dan memotong 15 anak sungai juga ikut membawa pengaruh pada pengurangan debit air Sungai Batang Tangkui yang digunakan oleh masyarakat di 11 desa.

Musri Nauli juga mengatakan aktivitas perusahaan di hulu sungai berdampak negatif pada warga setempat. Seperti munculnya penyakit gangguan saluran pernapasan, diare, alergi kulit, minamata atau sindrom kelainan fungsi saraf yang disebabkan oleh keracunan akut air raksa dan kemudian darah tinggi, asma, paru-paru, jantung dan kolestrol. .

Walhi juga menyebut selain kerusakan lingkungan khususnya aliaran sungai, juga lahan pertanian di dua Kabupaten Merangin dan Sarolangun juga dipastiakan akan rusak akibat akitivitas PT Antam.

Walhi Jambi akan terus menolak seluruh atktivitas PT Antam yang kantornya berpusat di Kabupaten Merangin, kata Musri Nauli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

walhi

Sumber : Antara

Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top