Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

HCML Perkenalkan Pendidikan Migas ke Mahasiswa ITS

Husky CNOOC Madura Limited (HCML) menggelar kegiatan Expat & Expert Go to Campus untuk memperkenalkan pendidikan seputar pertambangan di kalangan mahasiswa teknik.
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 19 Mei 2016  |  18:45 WIB
Tambang Migas. - Bisnis.com
Tambang Migas. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Husky–CNOOC Madura Limited (HCML) menggelar Expat & Expert Go to Campus untuk memperkenalkan pendidikan seputar pertambangan migas di kalangan mahasiswa teknik.

Acara yang terselenggara berkat kerjasama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Petronas Carigali Ketapang II Limited (PCKIIL) ini diadakan di Gedung Rektorat 1, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya (ITS), Kamis (19/5/2016).

Acara tersebut dihadiri oleh Dekan Teknik Sipil dan Perencanaan, Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Purwanita Setijanti. Perwakilan HCML, SKK Migas, PCKIIL serta sekitar 100 mahasiswa/i jurusan Geofisika, Teknik Kelautan, Teknik Mesin serta Teknik Kimia ITS.

Kepala Jurusan Geofisika Teknik Sipil dan Perencanaan ITS Widya Utama mengatakan ITS sangat berbangga karena telah dilirik oleh perusaahan kelas internasional dan nasional,  sehingga dengan digelarnya kelas ini pihaknya dapat mengetahui cara kerja perusaahan yang bergerak di bidan pengeksplorasian sumber migas, dan para mahasiswa yang duduk di semerter 4 dan 5 bisa menyiapkan diri mengenai softkill dan atitude agar bisa masuk di lingkungan kerja internasional.

"Selain itu, ITS sangat berbangga karena bisa mengetahui sumber data di lapangan yang sedang terjadi karena menjadi keuntungan tersendiri bagi kami apabila juga bisa mengetahui perkembangan data yang ada," katanya dalam siaran pers HCML, Kamis (19/5/2016).

"Tidak menutup kemungkinan sumber-sumber yang telah ada ini nantinya dikelola oleh penerus bangsa seperti dari ITS ini. Selain itu, kami juga menyatakan siap untuk menjadi dapur pengelolaan data bagi perusaahan nasional dan internasional," ujarnya

Sementara itu, perwakilan SKK Migas di Surabaya, Diana Raya mengatakan kegiatan tersebut adalah bagian dari sharing knowlegde antara dunia migas dengan dunia pendidikan.

"Dan ini kampus pertama di Jatim yang kami datangi dan kedepan akan lebih kami intensifkan kegiatan seperti ini demi menyiapkan tenaga Migas yang lebih update lagi," jelas Diana.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendidikan its
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top