HARDIKNAS 2 Mei: Pimpinan DPR Imbau Sistem Pendidikan Lebih Cerdaskan Karakter

Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon menekankan pentingnya sistem pendidikan yang mencerahkan dan membangun karakter.
Dewi Aminatuz Zuhriyah | 02 Mei 2016 13:03 WIB
Ilustrasi: Demo guru honorer menuntut diangkat menjadi PNS - Antara/Ilustrasi

Kabar24.com, JAKARTA - Dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional, Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon menekankan pentingnya sistem pendidikan yang mencerahkan dan membangun karakter.

Melalui siaran pers, Senin (2/5/2016), Ia menyatakan bahwa saat ini Indonesia membutuhkan pendidikan nasional yang mencerdaskan, mencerahkan, dan berorientasi pada pembangunan karakter.

"Kita berharap lahir generasi anak Indonesia yang disiplin, mandiri, mampu kerjasama dan tangguh menghadapi persaingan global," ujarnya.

Menurut Fadli, pendidikan tidak hanya sebatas transfer pengetahuan tapi harus lebih daripada itu.

Pendidikan harus dimaknai secara paripurna, menyentuh aspek karakter, literasi, dan kompetensi.

Politisi Gerindra itu menuturkan saat ini dunia mengalami perubahan dalam skala eksponensial.

Menghadapi hal tersebut dia menuturkan bahwa negara butuh kualitas SDM yang unggul agar dapat bersaing dengan bangsa lain.

"Dan SDM yang unggul bisa dilahirkan melalui sistem pendidikan yang unggul pula."

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menilai masih banyak permasalahan terkait pendidikan di Indonesia terutama dalam hal infrastruktur.

"Di sejumlah daerah tertentu masih ada sekolah-sekolah rusak, peralatan yang tak layak, buku yang tak lengkap dan persoalan yang seharusnya tak ada lagi. Dengan alokasi dana 20% dari APBN, seharusnya pendidikan kita sudah makin maju," tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, wakil ketua DPR itu mengapresiasi kepada seluruh pendidik atas jasa dan perannya yang sangat besar bagi pembangunan SDM.

"Guru honorer harus diperhatikan nasibnya, harus ada kepastian status dan masa depan guru honorer," tukasnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pendidikan, hardiknas

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top