Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BI Rate Berpeluang Turun Lagi Jika Inflasi Bisa Ditekan

Selama pemerintah mampu menjaga pertumbuhan inflasi sepanjang tahun ini, masih terdapat peluang terjadinya penurunan suku bunga acuan perbankan atau BI Rate.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 02 Maret 2016  |  16:16 WIB
Kantor Bank Indonesia - Ilustrasi/Bisnis
Kantor Bank Indonesia - Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, SEMARANG--Selama pemerintah mampu menekan pertumbuhan inflasi sepanjang tahun ini, masih terdapat peluang kembali terjadi penurunan suku bunga acuan perbankan atau BI Rate.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah Iskandar Simorangkir mengatakan pada awal tahun ini Bank Indonesia telah melakukan langkah yang cukup agresif dengan menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poins (bps) secara berturut-turut.

"Pada Januari sebesar 25 bps, dan pada Februari turun lagi 25 bps, sehingga BI Rate saat ini berada pada posisi 7%," tuturnya, Rabu (2/3/2016).

Dia menjabarkan nilai suku bunga sangat bergantung dengan pertumbuhan inflasi yang terjadi. Penurunan BI Rate yang telah dilakukan pada awal tahun ini salah satunya didorong oleh rendahnya inflasi.

"Kalau inflasi rendah, suku bunga juga rendah. Ruang gerak suku bunga masih cukup besar, karena inflasi bisa dikendalikan. Seberapa jauh kemungkinan penurunan BI Rate kembali, sangat tergantung dengan pergerakan inflasi," paparnya.

Dia memperkirakan pada bulan ini inflasi di Jateng akan bergerak tipis di kisaran 0,02%-0,1%, setelah sebelumnya pada Februari terjadi deflasi sebesar 0,24%. Secara tahun berjalan, inflasi di Jateng sebesar 0,24%, lebih tinggi dibanding tahun lalu yang turun 0,97%.

Secara tahunan, menurutnya, pergerakan inflasi secara nasional masih sesuai dengan prediksi awal di kisaran 4% plus minus 1%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bi jateng
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top