Kabar24.com,JAKARTA - Ade Komaruddin menyangkal pernyataan tentang dirinya yang tidak akan maju sebagai kandidat calon ketua umum Partai Golkar jika dilantik menjadi ketua DPR RI.
Akom—sapaan akrab Ade Komaruddin—mengatakan pernyataan tersebut dianggap tidak benar. Dia menjelaskan pernyataan kepada Ical—sapaan akrab Aburizal Bakrie—sebelum dia dilantik sebagai ketua DPR hanya tentang tidak adanya inisiasi Munas, dan bukan soal pencalonan ketua umum Golkar.
“Yang jelas saya ada komitmen, Pak Ical minta saya untuk tidak inisiasi Munas, saya patuhi, lebih dari itu tidak ada,” tuturnya, Kamis (11/2/2016).
Di pihak lain, Ridwan Bae, yang disebut-sebut sebagai orang yang melarang Akom untuk maju sebagai kandidat caketum Golkar, menjelaskan terkait pernyataannya terhadap Akom.
“Itu salah penulis (wartawan) saya hanya menjawab pertanyaannya,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Parlemen.
“Jadi, jam 1 malam saya dapat telepon dari Jakarta. Katanya wartawan mendengar info dalam pertemuan antara Pak Ical dan pengurus DPD I se-Indonesia. Ada perjanjian yang ditandangani oleh Akom kalau jadi ketua DPR tidak akan maju jadi ketua Golkar. Saya katakan bukan perjanjian tapi yang ada pernyataan. Namun dalam penulisanya terkesan saya menyerang Ade,” terangnya.