Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PANGKALPINANG BANJIR: Seluruh Sekolah Diliburkan

Seluruh sekolah yang ada di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung diliburkan oleh Dinas pendidikan setempat dikarenakan puluhan sekolah di kota itu terendam banjir setelah hujan lebat lebih dari 48 jam.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Februari 2016  |  16:37 WIB
Sejumlah siswi SMPN 2 Sungai Pagu membersihkan lumpur di ruangan kelas, di daerah Jorong Tarandam, Kecamatan Sungai Pagu, Sumatera Barat, Selasa (9/2). Data dari BPBD satu sekolah terendam lumpur, 2000 ribu rumah terndam banjir, 7 jembatan rusak berat, 4 rumah hanyut dan 8 titik jalan amblas di daerah Sungai Pagu. ANTARA FOTO - Muhammad Arif Pribadi
Sejumlah siswi SMPN 2 Sungai Pagu membersihkan lumpur di ruangan kelas, di daerah Jorong Tarandam, Kecamatan Sungai Pagu, Sumatera Barat, Selasa (9/2). Data dari BPBD satu sekolah terendam lumpur, 2000 ribu rumah terndam banjir, 7 jembatan rusak berat, 4 rumah hanyut dan 8 titik jalan amblas di daerah Sungai Pagu. ANTARA FOTO - Muhammad Arif Pribadi

Kabar24.com, JAKARTA - Seluruh sekolah yang ada di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung diliburkan oleh Dinas pendidikan setempat dikarenakan puluhan sekolah di kota itu terendam banjir setelah hujan lebat lebih dari 48 jam.

"Kami sengaja meliburkan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dikarenakan banyak yang terendam banjir. Selain itu akses jalan menuju skolah-sekolah itu terputus," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Edison Taher, Selasa (9/2/2016).

Dikatakan, enam dari tujuh kecamatan yang ada di Pangkalpinang terendam banjir dan banyak di antaranya juga terdapat sekolah-sekolah.

"Untuk SD ada puluhan sekolah yang terendam banjir. Selain itu, banyak rumah siswa di Pangkalpinang juga ikut terendam. Maka dari itu kami meliburkan sekolah-sekolah tersebut.”

Edison menyebut, sekolah-sekolah tersebut diliburkan sampai waktu yang tidak ditentukan tergantung dengan kondisi air apakah cepat surut atau tidak.

"Sekolah-sekolah itu diliburkan sampai air surut. Kalau memang besok sudah surut dan tidak terendam lagi, maka akan diaktifkan kembali," ujarnya.

Dijelaskan, saat ini pihaknya juga masih memantau kondisi sekolah-sekolah yang masih terendam banjir. Pihaknya sengaja terjun ke lapangan guna melihat kondisi sekolah-sekolah tersebut.

"Kami juga meminta kepada seluruh siswa yang rumahnya tidak terendam banjir untuk turut membantu menyumbangkan pakaian yang tidak terpakai bagi para siswa yang rumahnya terendam banjir," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pangkalpinang

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top