Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RKPD Kabupaten/Kota se-Sulut Tak Maksimal

Hasil evaluasi sementara pencapaian kinerja Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2015 Pemerintah Kabupaten/Kota Sulawesi Utara hanya mencapai 80% sepanjang 2015.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 20 Januari 2016  |  13:45 WIB
RKPD Kabupaten/Kota se-Sulut Tak Maksimal
Ilustrasi: Kantor Gubernur Sulut - Antara
Bagikan

Kabar24.com, MANADO—Hasil evaluasi sementara pencapaian kinerja Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2015 Pemerintah Kabupaten/Kota Sulawesi Utara hanya mencapai 80% sepanjang 2015.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara Siswa R. Mokodongan relatif cukup baik, tetapi sangat disadari belum maksimal dan masih jauh dari pencapaian yang diharapkan.

“Gubernur melakukan pengendalian terhadap perencanaan pembangunan di daerahnya. Hal ini merupakana penguatan peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dalam menjalankan fungsi pengawasan,” tuturnya dalam situs resmi Humas Pemprov Sulut, Rabu (20/1).

Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Tatacara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Perencanaan Pembangunan Daerah menyebutkan dalam pelaksanaan tugas dan kewenangannya, Gubernur melakukan pengendalian terhadap perencanaan  pembangunan daerah lingkup Provinsi, antar Kabupaten/Kota dalam wilayah Provinsi yang dipimpinnya, yang meliputi pengendalian terhadap kebijakan perencanaan pembangunan daerah dan pelaksanaan rencana pembangunan daerah.

Kepala Bappeda Sulut Roy O. Roring menyampaikan hasil pengendalian dan evaluasi RPJMD di Bidang Pendidikan berhasil dijangkau sasaran angka partisipasi murni sekolah dasar (SD) menyentuh 96%, begitupun dengan SMP dan SMA mencapai target.

Angka kelulusan disemua jenjang pendidikan dasar mencapai angka rata-rata di atas 90%. Untuk rata-rata lama sekolah kita bisa mendorong penduduk Sulut untuk mencapai angka sembilan tahun, jauh di atas provinsi lain di Kawasan Timur Indonesia.

“Kami dapat menekan angka penemuan penyakit malaria, TBC dan penyakit menular lainnnya. Disisilain kami juga mampu menekan angka kematian balita dan ibu melahirkan sehingga kita dapa meraih target MDG’s pada 2013 dan mempertahankannya sampai akhir 2015,” katanya.

Meskipun demikian, harus akui pemerintah provinsi masih perlu kerja keras menurunkan angka kematian ibu, menekan prevalensi HIV-AIDS, menuntaskan penyakit katarak, obesitas dan stunting yang masih menjadi kendala pembangunan kesehatan masyarakat Sulut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rencana kerja pemerintah sulut
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top