Jokowi Kunjungi Pabrik Sagu di Sorong Selatan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Pabrik Sagu Perum Perhutani di Distrik Kais, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat pada Jumat (1/1).
Wan Ulfa Nur Zuhra | 02 Januari 2016 02:31 WIB
Presiden Jokowi saat di Papua

Kabar24.com, SORONG--Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Pabrik Sagu Perum Perhutani di Distrik Kais, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat pada Jumat (1/1).

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi menyaksikan dan meninjau secara langsung pengolahan sagu perdana di pabrik tersebut.

"Saya ingin agar pabrik tepung sagu ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Saya juga ingin yang bekerja di sini juga masyarakat sekitarnya," ujar Jokowi dalam sambutannya.

Dalam laporannya kepada presiden, Direktur Utara Perum Perhutani Mustoha Iskandar mengatakan bahwa pembangunan pabrik sagu tersebut merupakan tindak lanjut dari program pemerintah melalui Kemeterian BUMN untuk percepatan pembangunan di Papua, khususnya di bidang kedaulatan pangan.

"Selain program kedaulatan pangan nasional, juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional," kata Mustoha.

Luas lahan yang ditumbuhi sagu di Sorong Selatan mencapai 349.000 Ha dari total 1,2 juta Ha total lahan sagu di Papua.

Kualitas pohon sagu Raja asal Papua bisa menghasilkan sagu hingga 900 kg per batang. Hal ini berbeda dengan pohon sagu di bagian Barat Indonesia dan Malaysia yang hanya menghasilkan tepung sagu maksimal 150 kg sampai 250 kg per batang.

Pabrik yang dibangun Perhutani sejak 2013 itu akan memulai operasionalnya awal tahun ini.

"Untuk tahap awal, produksi pabrik ini hanya 50% dari kapasitas," ujar Gunarto, Ketua Project Management Unit Pabrik Sago Perhutani.
Gunarto mengatakan sampai 2017, pabrik tersebut belum beroperasi penuh sesuai kapasitas produksinya.

Adapun kapasitas produksi pabrik adalah 1.000 ton perhari.

"Sesuai RJP (rencana jangka panjang), pabrik memang akan beroperasi penuh pada 2017," kata Gunarto.

Dia menjelaskan, pabrik ini berdiri di atas lahan seluas 8 Ha. Dari total lahan tersebut, seluas 3 Ha digunakan sebagai tempat penbangunan power plant.

Pabrik sagu ini nantinya akan mengolah batang pohon sagu menjadi tepung sagu. Perhutani akan membeli batang-batang sagu dari masyarakat Distrik Kais.

Menurut pantauan Bisnis.com, proses pembangunan pabrik telah selesai. Hanya saja sarana penunjang seperti mes karyawan belum sepenuhnya rampung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sorong, sagu

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top