Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tino, Anak Gajah Berusia 2 Tahun Tewas di Taman Nasional Tesso Nilo. Ini Penyebabnya

Seekor anak gajah bernama Tino berusia 2 tahun ditemukan tewas di Taman Nasional Tesso Nilo di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Gemal Abdel Nasser P
Gemal Abdel Nasser P - Bisnis.com 24 November 2015  |  13:28 WIB
Ilustrasi-Gajah - Reuters
Ilustrasi-Gajah - Reuters

Kabar24.com, PEKANBARU-- Seekor anak gajah bernama Tino berusia 2 tahun ditemukan tewas di Taman Nasional Tesso Nilo di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Dokter hewan yang menangani kematian gajah itu, Muchlisin mengatakan bahwa tim menemukan gajah itu tewas tak jauh dari tempat induknya, Ria.

Tim dokter tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dan kerusakan pada fisik gajah.

”Usus Tino terdapat ruam-ruam merah yang kami duga akibat penumpukan gas pada ususnya. Penyebabnya banyak faktor, salah satunya bisa disebabkan karena
terlalu banyak mengkonsumsi rumput muda," katanya, Selasa (24/11/2015).

Tim Gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Balai TNTN dan WWF Indonesia juga telah menyisir sekitar lokasi kejadian dan tidak menemukan tanda-tanda yang mencurigakan.

TNTN juga menurunkan tim Pegawai Negeri Sipil untuk melakukan pemeriksaan kematia Tino dan lokasi sekitar kematiannya.

Sehari sebelum kematiannya, Tino masih menjalankan aktivitas rutin. Tino terlihat lincah berenang dan menyelam ketika semua gajah Flying Squad mandi bersama di Sungai Perbekalan.

Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Lukita Awang Nistyantara mengatakan bahwa sudah dua ekor anak gajah tewas di tahun ini.

"Kejadian ini adalah pelajaran berharga bahwa tantangan konservasi gajah masih sangat tinggi untuk menjaga keberlangsungan hidup gajah di Sumatra," katanya.

Musim kemarau yang melanda Riau selama tiga bulan terakhir cukup berpengaruh pada habitat gajah di TNTN.

Beberapa kawasan memang sempat terbakar.

Pasca kebakaran, WWF terus berupaya menghindari terjadinya konflik manusia-gajah.

Selain itu, WWF Indonesia berkoordinasi dengan Balai TNTN dan BBKSDA Riau akan lebih meningkatkan pengawasan terhadap gajah-gajah Flying Squad utamanya karena banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan gajah termasuk perubahan cuaca.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gajah taman nasional tesso nilo
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top