Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Partai NasDem Akan Jadi Inisiator Mosi Tak Percaya Terhadap Setya Novanto

Legislator DPR RI dari Partai NasDem Hasan Aminuddin menegaskan fraksinya akan menjadi inisiator menggalang tanda tangan sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap Ketua DPR RI Setya Novanto.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 23 November 2015  |  19:59 WIB
Partai NasDem Akan Jadi Inisiator Mosi Tak Percaya Terhadap Setya Novanto
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh. - JIBI

Bisnis.com, SURABAYA -- Legislator DPR RI dari Partai NasDem Hasan Aminuddin menegaskan fraksinya akan menjadi inisiator menggalang tanda tangan sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap Ketua DPR RI Setya Novanto.

"Fraksi NasDem akan menggalang tanda tangan ini untuk melakukan mosi tidak percaya," ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Senin (23/11/2015).

Tidak hanya fraksinya, lanjut dia, sejumlah fraksi lain seperti PDI Perjuangan, PKB dan Partai Hanura juga akan menjadi inisiator penggalangan tanda tangan yang dimulai Selasa 24 November 2015.

Menurut politisi asal Probolinggo, Jatim, itu, Ketua DPR RI Setya Novanto dinilai sudah tidak pantas memimpin lembaga tinggi Negara seperti DPR RI karena telah diduga memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi.

"Sebagai pimpinan lembaga tinggi Negara, tidak sepatutnya melakukan hal yang tak pantas seperti itu," ucap mantan Bupati Probolinggo tersebut.

BACA: Selingkuh Politik Negosiasi Kontrak Freeport

Nantinya, kata dia, hasil tanda tangan yang terkumpul akan diserahkan kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) agar bisa menjadi bahan pertimbangan untuk memberikan sanksi tegas terhadap ketua DPR RI.

"Kami optimistis separuh lebih dari total 560 anggota DPR RI akan ikut tanda tangan, karena ini sudah menyangkut masalah etika dan nama baik lembaga DPR RI," katanya.

Ia mengatakan, Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki, termasuk Freeport harusnya dapat dikelola dengan baik oleh bangsa Indonesia sendiri, dan bukan malah diserahkan kepada bangsa asing.

Tujuannya, kata dia, supaya keberadaan SDA itu mampu menambah pendapatan Negara sehingga dapat melakukan pembangunan dengan baik dan merata.

"Kalau pendapatan Negara dari pengelolaan SDA tinggi, rakyat juga senang karena mereka tidak lagi terbebani dengan pajak yang memberatkan untuk menyokong pembangunan bangsa," kata Ketua Bidang Agama dan Masyarakat Adat DPP Partai NasDem tersebut.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

partai nasdem setya novanto

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top