Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Koran Arab Saudi Tuduh Jemaah Iran Picu Insiden di Mina

Harian Arab Saudi Asharq Al-Awsat mewartakan, bahwa ketidakpatuhan terhadap aturan oleh sekitar 300 anggota jemaah haji Iran telah memicu terjadinya insiden saling injak di Mina.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 September 2015  |  09:12 WIB
Jemaah haji di Mina - Reuters
Jemaah haji di Mina - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA- Harian Arab Saudi Asharq Al-Awsat mewartakan, mengutip seorang pejabat rombongan haji Iran, bahwa ketidakpatuhan terhadap aturan oleh sekitar 300 anggota jemaah haji Iran telah memicu terjadinya insiden saling injak di Mina yang menewaskan 769 orang dan melukai 934 orang.

Pejabat yang menolak disebutkan jati dirinya itu menyebutkan bahwa pelanggaran aturan oleh jemaah haji Iran itu dimulai sejak awal mereka bergerak dari Muzdalifah Kamis (24/9/2015) pagi ke Jamarat untuk melaksanakan hari pertama melempar jumroh.

Mereka jelas telah diperintahkan untuk pergi ke tenda mereka dari Muzdalifah alih-alih bergerak ke Jamarat bersama barang bawaan mereka. Mereka telah diperintahkan untuk beristirahat di tenda mereka dan menunggu waktu giliran mereka melempar jumroh.

Tetapi jemaah haji Iran ini malah ke tenda mereka dari Jamarat dengan melalui Jalan 204 pada arah berlawanan dengan gerakan haji yang akan melempar jumroh.

Aliran jemaah dari dua arah berlawanan ini bertemu sehingga mengakibatkan penumpukan dan akhirnya saling dorong sampai mengakibatkan saling injak, kata pejabat tadi.

Menurut sejumlah sumber, ada banyak kamera yang dipasang di terowongan menuju Jamaran dan dari situ jelas terlihat jemaah haji Iran tidak mematuhi aturan pergerakan ke Jamarat.

Adalah keharusan untuk semua gerakan tawaf untuk mematuhi aturan pengelompokan jemaah haji, demikian Saudi Gazzette dalam lamannya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tragedi mina

Sumber : Antara

Editor : Andhina Wulandari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top