Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham VW Anjlok Nyaris 20%, Ini Penyebabnya

Saham Volkswagen anjlok hampir 20% kemarin setelah perusahaan Jerman itu mengakui keteledorannya karena mengelabui tes emisi atas kendaraan tenaga solar yang dijual di Amerika Serikat.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 22 September 2015  |  11:54 WIB
Saham VW anjlok nyaris 20%, ilustrasi - volkswagen
Saham VW anjlok nyaris 20%, ilustrasi - volkswagen

Bisnis.com, JAKARTA— Saham Volkswagen anjlok hampir 20% kemarin setelah perusahaan Jerman itu mengakui keteledorannya karena mengelabui tes emisi atas kendaraan tenaga solar yang dijual di Amerika Serikat.

Sejumlah pejabat Jerman yang khawatir skandal itu akan berdampak negatif terhadap industri kendaraan itu, mendesak Volkswagen untuk benar-benar menyelesaikan persoalan tersebut. Mereka juga menyatakan siap untuk melakukan investigasi untuk melihat apakah data emsi di Eropa juga dipalsukan.

"Anda akan memahami bahwa kami khawatir atas dampak buruk terhadap reputasi industri kendaraan Jerman, terutama perushaan Volkswagen," ujar Menteri ekonomi Jerman Sigmar Gabriel sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (22/9/2015).

Bos Volkswagen, Martin Winterkorn pun menyatakan akan mendukung penyelidikan yang akan dilakukan oleh Kementrian transportasi Jerman terhadap skandal emisi raksasa otomotif Jerman itu.

Dalam temuan Environmental Protection Agency (EPA) AS ditemukan bahwa piranti lunak di sejumlah model VW berbahan bakar diesel, bisa memanipulasi uji emisi.

Korea Selatan juga akan melakukan investigasi terhadap mobil-mobil VW. Kementrian lingkungan Korea bahkan menyebut, penyelidikan akan dilakukan juga terhadap mobil-mobil merk Audi yang juga dimiliki VW. Bahkan bahkan jika ditemukan masalah, akan diperluas ke semua mobil Jerman berbahan bakar diesel.

Di Amerika Serikat sendiri, VW diperintahkan untuk menarik lagi lebih dari setengah juta unit mobil produksinya. Selain harus membayar biaya penarikan mobil, VW juga terancam hukuman denda miliaran dolar, dan para eksekutifnya terancam dipidanakan pula.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jerman emisi

Sumber : Reuters

Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top