Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banyak Ditolak, APPSI Malah Dukung Dana Aspirasi DPR

Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) menyambut baik dana aspirasi anggota DPR yang akan digelontorkan langsung untuk pembangunan daerah pemilihan masing-masing anggota dewan.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 25 Juni 2015  |  14:45 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo. - JIBI/Paulus Tandi Bone
Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo. - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) menyambut baik dana aspirasi anggota DPR yang akan digelontorkan langsung untuk pembangunan daerah pemilihan masing-masing anggota dewan.

Syahrul Yasin Limpo, Ketua Umum APPSI, mengatakan gubernur dalam posisi siap bekerja sama dalam penyaluran dana aspirasi anggota DPR senilai Rp20 miliar per anggota dewan, selama diatur dengan mekanisme penyaluran dan pertanggungjawaban yang jelas.

“Dana aspirasi membutuhkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang jelas, serta dilakukan secara transparan. Tidak bisa uang puluhan miliar digulirkan begitu saja kepada masyarakat,” katanya di Komplek Istana Kepresidenan, Kamis (25/6/2015).

Syahrul menuturkan penyaluran dana aspirasi juga harus diukur dengan realisasi pembangunan yang akan dicapainya. Dengan begitu, semua pihak dapat menilai efektivitas penyaluran dana tersebut ke setiap daerah pemilihan.

Menurutnya, pemerintah daerah sebagai penanggung jawab daerah juga harus dilibatkan dalam pembahasan mekanisme penyaluran dana aspirasi tersebut. Pasalnya, dana tersebut akan digelontorkan langsung ke daerah sesuai daerah pemilihan masing-masing anggota DPR.

“Harus jelas pembicaraan mengenai bagaimana proses bergulirnya, kemudian siapa yang bertanggungjawab terhadap apa. Jangan sampai hanya melempar, tetapi hasilnya tidak ada,” ujarnya.

Andrinof Chaniago, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, sebelumnya mengatakan saat ini perencanaan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah diambil dari visi dan misi Presiden Jokowi. 

Penggunaan dana aspirasi, justru akan membuat rencana pembangunan bertabrakan dengan visi misi Presiden, karena tidak masuk dalam rencana pembangunan nasional.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

appsi dana aspirasi
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top