Angkatan Laut Myanmar Kawal Kapal Pengungsi ke Perairan Bangladesh

Angkatan Laut Myanmar Kawal Kapal Pengungsi ke Perairan Bangladesh
Newswire | 02 Juni 2015 18:40 WIB
Kapal pengangkut pengungsi Rohingya - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA Angkatan Laut Myanmar mengawal sebuah perahu kayu berisi 727 imigran ke perairan Bangladesh, empat hari setelah mencegatnya di Laut Andaman. Keterangan tersebut disampaikan Kementerian Informasi Myanmar, Selasa, 2 Juni 2015.

Para imigran yang diduga kaum Rohingya itu ditemukan pada Jumat pekan lalu dalam keadaan terpung-apung di tengah laut. Selanjutnya, mereka dipindahkan ke kapal nelayan untuk dibawa ke Bangladesh. Menurut juru bicara keprsidenan, Ye Htut, mereka diarahkan ke Bangladesh.

"Angkatan Laut Myanmar mengawal mereka hingga ke perairan Bangladesh. Kami menyediakan air bersih, makanan, dan bahan lainnya untuk mereka," katanya kepada kantor berita Reuters melalui telepon. 

Ye Htut melanjutkan, "Hal ini berdasarka keinginan mereka, kami akan bekerjasama dengan mereka untuk mengirimnya kembali ke Bangladesh." Namun demikian Ye Htut tidak menjelasakan darimana para imigran itu berasal.

Sebelumnya, pada Senin, 1 Juni 2015, pemerintah Myanmar menjelaskan bahwa pasukan Angkatan Laut menahan mereka selama tiga hari setelah ditangkap di peraian Laut Andaman pada Jumat pekan lalu.

"Pemerintah memeriksa indentias mereka, menanyakan apa yang mereka ingin lakukan, dan mereka ingin pergi kemana," kata Ye Htut. "Biasanya, hampir seluruhnya ingin kembali ke Bangladesh, jadi kami bisa mengatur sesuai dengan keinginan mereka."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pengungsi

Sumber : Tempo.co
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top