Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pakistan Diguncang Bom. 6 Orang Tewas

Sebuah bom meledak pada Senin (11/5/2015) dan menyebabkan enam orang tewas, termasuk seorang tokoh adat pendukung pemerintah di wilayah Pakistan, yang berbatasan dengan Afganistan, kata pihak berwenang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Mei 2015  |  16:22 WIB
Pakistan Diguncang Bom. 6 Orang Tewas
Ilustrasi
Bagikan

Kabar24.com, KHAR, Pakistan -- Serangan bom yang memakan korban jiwa terjadi di Pakistan.

Sebuah bom meledak pada Senin (11/5/2015) dan menyebabkan enam orang tewas, termasuk seorang tokoh adat pendukung pemerintah di wilayah Pakistan, yang berbatasan dengan Afganistan, kata pihak berwenang.

Serangan itu terjadi di desa Barkamar, bagian dari wilayah suku Bajaur, tempat pertempuran militer dengan kelompok Taliban jaringan Al-Qaida.

"Suatu bahan peledak yang ditanam di tepi jalan meledak saat kendaraan pemimpin adat yang pro-pemerintah melintas di dekatnya, membuat ia meninggal beserta lima korban lain," kata pejabat daerah Fayyaz-ul-Haq Sherpao.

Ia mengatakan Malik Muhammad Jan adalah tokoh Komite Perdamaian setempat yang bekerja sama dengan pemerintah melakukan operasi penangkapan kelompok militan di daerahnya.

Seorang pejabat daerah yang lain, Shah Nazeer membenarkan kejadian yang memakan korban jiwa itu.

Belum ada pihak mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi Taliban dikenal sering membidik tokoh-tokoh pro-pemerintah di wilayah tersebut.

Bajour adalah satu dari tujuh wilayah semi-otonomi di daerah pegunungan di perbatasan barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pakistan bom pakistan

Sumber : Antara/AFP

Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top