Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menurut JK, Penyidik KPK Harus Berasal dari Polisi dan Kejaksaan, Bukan TNI

Perseteruan antara dua lembaga hukum Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kepolisian Republik Indonesia terus bergulir, padahal keduanya memilik irisan kepentingan dalam penegakan hukum.
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 09 Mei 2015  |  06:16 WIB
Wapres Jusuf Kalla.  - jusufkalla.info
Wapres Jusuf Kalla. - jusufkalla.info

Bisnis.com, JAKARTA—Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara mengenai peluang bagi anggota tentara nasional Indonesia (TNI) menjadi penyidik Komisi pemberantasa Korupsi.

Wakil Presiden Jusuf Kalla berpendapat, sesuai peraturan, penyidik KPK hanya bisa berasal dari kepolisian dan kejaksaan, bukan dari TNI. “Undang-undangnya berbunyi penyidik itu berasal dari polisi dan kejaksaan, bukan dari TNI,” tegasnya, Jumat (8/5/2015).

Jika KPK ingin merekrut anggota TNI untuk mengisi jabatan lain, katanya, maka anggota tersebut tak boleh aktif menjadi TNI atau menjadi warga sipil terlebih dahulu.

Sebelumnya, KPK membuka peluang bagi anggota TNI untuk mendaftarkan diri sebagai penyidik di lembaga anti korupsi tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPK Taufiequrachman Ruki mengatakan anggota TNI yang ingin menjadi penyidik di KPK harus mengikuti proses seleksi umum biasanya secara ketat. Jika nantinya lolos seleksi yang tergabung dengan KPK, maka anggota TNI harus beralih status menjadi pegawai negari sipil (PNS).

Dalam perkembangan selanjutnya, Plt Pimpinan KPK Johan Budi mengatakan tenaga yang dibutuhkan KPK dari anggota TNI adalah kepala bagian pengamanan, bukan penyidik. Selain itu, KPK juga masih melakukan pengkajian untuk memasukkan unsur TNI ke dalam institusi penegak hukum KPK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpk KPK vs Polri
Editor : Setyardi Widodo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top