Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RESHUFFLE KABINET: Jokowi Harus Umumkan Kinerja Menteri

Komisi Informasi Pusat meminta Presiden Joko Widodo menyampaikan tolok ukur evaluasi kinerja menteri menyusul isu perombakan kabinet yang santer belakangan ini. n
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 08 Mei 2015  |  14:42 WIB
Kabar24.com, JAKARTA -- Komisi Informasi Pusat meminta Presiden Joko Widodo menyampaikan tolok ukur evaluasi kinerja menteri menyusul isu perombakan kabinet yang santer belakangan ini. 
 
Dengan begitu, publik dapat turut serta mengawasi dan memastikan proses reshuffle berjalan secara obyektif, bukan karena tekanan politik tertentu.

“Jika Presiden masih ingin mendapatkan kepercayaan publik, tolok ukur dan capaian kinerja para menteri itu harus disampaikan secara jelas dan terbuka kepada masyarakat,” ujar Komisioner KIP Yhannu Setyawan dalam siaran pers, Jumat (8/5/2015).

Sejak dilantik, lanjutnya, Presiden belum pernah sekalipun menjelaskan kepada publik tentang tolok ukur evaluasi kinerja menteri. Padahal, pasal 9 UU No 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan pasal 11 Peraturan Komisi Informasi No 1/2010 tentang Standar Layanan Informasi Publik mewajibkan pengumuman secara berkala kebijakan maupun kinerja badan publik wajib.

Dalam Nawacita, kata Yhannu, Presiden menyatakan akan mendukung dan mengedepankan keterbukaan informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. 

"Maka, sebetulnya tidak ada alasan lagi bagi Presiden untuk menyimpan tolok ukur dan capaian kinerja para menteri hanya untuk dirinya sendiri. Beberkan, pampang di website resmi kepresidenan. Jadi, tidak ada persepsi macam-macam terhadap wacana reshuffle kabinet itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menuturkan Istana akan melakukan reshuffle untuk memperbaiki kinerja Kabinet Kerja. 

Adapun hasil survei Poltracking Indonesia menyebutkan performa Kabinet Kerja tidak memuaskan. Kinerja buruk terutama ditunjukkan oleh menteri bidang ekonomi (66,6%), bidang hukum (55,6%), dan bidang keamanan (50,7%).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Reshuffle Kabinet komisi informasi pusat kabinet kerja
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top