Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laporan Penyalahgunaan Wewenang Menkumham: Diam-diam, Idrus Marham Selesai Diperiksa Penyidik

Diam-diam, Sekjen Partai Golkar versi Munas Bali Idrus Marham telah menjalani pemeriksaan di Bareskrim, sebagai saksi atas laporan penyalahgunaan wewenang Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 30 April 2015  |  19:21 WIB
Idrus Marham - Antara/Reno Esnir
Idrus Marham - Antara/Reno Esnir

Kabar24.com, JAKARTA -- Diam-diam, Sekjen Partai Golkar versi Munas Bali Idrus Marham telah menjalani pemeriksaan di Bareskrim, sebagai saksi atas laporan penyalahgunaan wewenang Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly.

"Sudah tadi, sudah selesai saja. Saya buru-buru tadi ada urusan," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (30/4/2015).

Mengaku diperiksa sekitar tiga jam oleh penyidik Bareskrim, Idrus mengungkapkan selama pemeriksaan, penyidik mempertanyakan soal laporan John Kenedy Aziz ihwal dugaan penyalahgunaan Menteri Yasonna itu.

"Bagaimana Anda memahami SK [surat keputusan] Menkumham tidak," tutur Idrus menirukan pertanyaan penyidik.

"Saya bilang tidak benar karena putusan Mahkamah Partai Golkar tak ada bahasa yang memenangkan Agung Laksono," kata Idrus.

Idrus menambahkan, pekan depan penyidik masih membutuhkan keterangannya.

Dia juga sudah menyiapkan dokumen-dokumen laporan tersebut untuk diserahkan ke penyidik Bareskrim.

Sebelumnya dilaporkan, Selasa (17/3/2015), dua kader Partai Golkar versi Munas Bali Ridwan Bae dan John Kenedy Aziz melaporkan Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly serta Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham Harkristuti Harkrisnowo ke Bareskrim Polri, atas dugaan menyalahgunakan wewenang terhadap keputusan
mengesahkan Partai Golkar Munas Ancol pimpinan Agung laksono.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yasonna laoly Idrus Marham
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top