Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Soal Benjina, BKPM Masih Bungkam

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) masih bungkam tentang nasib perizinan usaha PT Pusaka Benjina Resources.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 27 April 2015  |  20:00 WIB
Anak Buah Kapal (ABK) asal Myanmar, Laos dan Kamboja yang bekerja di PT PBR Benjina tiba di PPN Tual, Maluku, Sabtu (4/4). - Antara
Anak Buah Kapal (ABK) asal Myanmar, Laos dan Kamboja yang bekerja di PT PBR Benjina tiba di PPN Tual, Maluku, Sabtu (4/4). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) masih bungkam tentang nasib perizinan usaha PT Pusaka Benjina Resources.

Kepala BKPM Franky Sibarani menolak berkomentar saat dikonfirmasi mengenai rekomendasi yang disampaikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang meminta BKPM meninjau ulang perizinan Benjina.

Franky hanya diam dan berlalu saat ditemui wartawan di sela-sela penyelenggaraan Tropical Landscape Summit 2015 di Jakarta, Senin (27/4/2015).

Pekan lalu, KKP merekomendasikan kepada BKPM untuk menginvestigasi kelaikan operasional serta kepatuhan pemilik modal yang membenamkan dananya di PBR.

Sebelumnya, KKP telah mencabut Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dan Surat Izin Pengumpul/Pengangkut Ikan (SIKPI) kapal-kapal milik PBR.

Data dari Satgas Anti Illegal Fishing menujukkan jumlah kapal penangkap milik PBR yang tidak terdaftar mencapai 96 kapal, sedangkan kapal pengangkut yang tidak terdaftar mencapai 5 kapal.

Kapal-kapal milik PBR tersebut merupakan kapal eks-Thailand. Sejak dimiliki PBR, kapal-kapal eks Thailand tersebut berubah nama menjadi KM Antasena.

PBR merupakan perusahaan perikanan berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) yang beroperasi di Pulau Benjina, Kepulauan Aru, Maluku.

PBR memiliki tiga anak perusahaan yakni PT Pusaka Benjina Armada, PT Pusaka Benjina Nusantara, dan PT Pusaka Bahari.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bkpm izin usaha Perbudakan Benjina
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top