Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TOMMY SOEHARTO: Ingin Selamatkan Golkar, Cari Dukungan Lewat Facebook & Twitter

TOMMY SOEHARTO: Ingin Selamatkan Golkar Lewat Kampanye di Facebook & Twitter
Sutan Eries Adlin
Sutan Eries Adlin - Bisnis.com 26 April 2015  |  10:10 WIB
Tommy Soeharto - Twitter
Tommy Soeharto - Twitter

Kabar24.com, JAKARTA – Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggalang dukungan lewat media sosial Facebook dan Twitter untuk menyelamatkan Partai Golkar.

Dalam beberapa hari belakangan ini, Tommy Soeharto, putra bungsu Presiden Indonesia kedua Soeharto ini, memajang postingan  di Facebook Hutomo Mandala Putra yang di-like sekitar 47 ribu orang dan berkicau di akun Twitter-nya @HutomoMP_9 yang memiliki 86,6 ribu follower.

Pada 25 April, Tommy Soeharto memajang postingan di Facebook yang kemudian dikicaukan di Twitter yang berbunyi:

Saya tidak akan bertanya kepada pengurus partai Golkar, Tapi saya akan bertanya kepada seluruh Masyarakat simpatisan yang masih mencintai Partai Golkar Karena tanpa mereka Golkar Bukan Apa apa, tanpa simpatisan Partai Golkar tiada berguna,"

Apakah sahabat semua setuju jika saya menyelamatkan partai Golkar? Jika setuju Sebarkan..!!

Kemudian, hari ini, Minggu 26 April, Tommy Soeharto melanjutkan postingannya di Facebook dan Twitter yang berisikan ajakan:

Hampir 60% Kader daerah yang mendukung Petisi, jangan salah alamat lagi ya, seharusnya Ke MP baru ke cc Granadi"Mari kita perbaiki bersama..
Saya Optimis Kader daerah Menginginkan polemik yang terjadi di Tubuh Partai Golkar selesai, Kader Daerah juga butuh kepastian"

Kader Daerah butuh kepastian sebelum Pilkada bukan setelah Pilkada" Kader Daerah Juga Berhak menentukan sikap demi kepemimpinan Daerahnya.
Kalau Kader Daerah Gagal Ikut Pilkada yang Rugi Mereka sendiri sementara yang di pusat meraup keuntungan"Harga Dari penggagalan eksistensi..

Pimpinan Pusat silakan Berdebat terus tapi jangan lupakan kepastian mereka Kader2 di daerah, jangan mikir diri sendiri terus, Partai Golkar kan milik semua..
Demi kepastian kader daerah untuk Pilkada silakan buat petisi Dan cc ke saya di Gedung Granadi lt-9 jln.HR.Rasuna Sahid Kuningan Jakarta...

Mari Kita jadikan Kepastian Eksistensi Pilkada bagi Kader Golkar menjadi Nyata"
Sekarang Atau tidak sama sekali..!!!

Sebelumnya, pada 24 April, akun Facebook Tommy Soeharto berbicara tentang tudingan Partai Golkar sebagai partai dinasti. Berikut kutipannya:

Akhir2 Banyak yang mengatakan Golkar Bukan Partai Dinasti, Itu betul Golkar memang Partai Rakyat, bukan partai dinasti seperti PDIP/ Demokrat...
Jadi saya rasa kalau kemudian Saya menyerukan Perdamaian Di tubuh Partai Golkar wajar, Golkar kan Bukan Partai Hak milik orang2 yang berebut...

Kok terus mempolitisir Seruan saya untuk Mendamaikan kader yang berseberangan, hanya karena kehadiran saya anda2 ramai mengatakan Golkar bukan partai Dinasti...
Ramai2 Mengatakan Golkar bukan Partai dinasti akan tetapi masing2 merasa paling berhak memiliki Partai, Apa itu kalau bukan pemikiran Asbun...
Sangat percaya diri mengatakan Golkar Bukan Partai Dinasti, Lalu anak2 Kalian ngapain Bawa2 Partai Golkar "Ajaib kan??

Jangan terus membodohi Masyarakat dengan Sok paling paham demokrasi, merasa paling berhak sampai mengabaikan persatuan itu bukan Demokrasi...
Merasa layak memimpin Golkar, kenapa Harus takut berdamai dengan alasan Partai bukan Partai Dinasti, anda tidak sadar telah menunjuk diri sendiri....

Tidak Ada cara Lain selain Munas Luar Biasa, dari pada menunggu Partai Ini hancur, silakan adakan Pertemuan Rekonsiliasi damai"..!!!

Partai Golkar saat ini tengah terpecah dan terancam tidak bisa mengikuti Pemilihan Kepala Daerah serentak. Berbagai mediasi yang dilakukan untuk mendamaikan Partai Golkar kubu Munas Bali dengan Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum dan Munas Bali yang dikomandani Agung Laksono menemui jalan buntu.

Sekarang perpecahan di Partai Beringin itu masih disidangkan di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta yang diajukan oleh Kubu Aburizal Bakrie.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tommy soeharto
Editor : Sutan Eries Adlin

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top