Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Departemen Pertanian AS Kucurkan Biaya Riset US$3 Juta

Departemen Pertanian Amerika Serikat mengucurkan dana senilai hampir US$3 juta untuk membiayai riset mengenai ketahanan pangan melalui peningkatan kualitas kesehatan hewan ternak.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 24 April 2015  |  18:11 WIB
Pekerja memerah sapi di pusat peternakan sapi di Kuningan, Jakarta, Rabu (23/10). Bank Indonesia dan Kementerian Pertanian bekerjasama dengan perusahaan asuransi meluncurkan skema Asuransi Ternak Sapi dengan memberikan jaminan penggantian kepada pemilik jika ternak sapi mengalami risiko kematian karena penyakit, kecelakaan dan melahirkan maupun risiko kehilangan.  - antara
Pekerja memerah sapi di pusat peternakan sapi di Kuningan, Jakarta, Rabu (23/10). Bank Indonesia dan Kementerian Pertanian bekerjasama dengan perusahaan asuransi meluncurkan skema Asuransi Ternak Sapi dengan memberikan jaminan penggantian kepada pemilik jika ternak sapi mengalami risiko kematian karena penyakit, kecelakaan dan melahirkan maupun risiko kehilangan. - antara

Bisnis.com, WASHINGTON – Departemen Pertanian Amerika Serikat mengucurkan dana senilai hampir US$3 juta untuk membiayai riset mengenai ketahanan pangan melalui peningkatan kualitas kesehatan hewan ternak.

Dana riset tersebut disalurkan melalui National Institute of Food and Agriculture (NIFA) yang dikelola oleh Departemen Pertanian AS.

Sonny Ramaswamy, Direktur NIFA, mengatakan dana riset tersebut diprioritaskan untuk membiayai riset yang fokus pada peningkatan produksi pangan secara berkelanjutan, dimulai dari perbaikan di sisi pencegahan, deteksi dini, diagnosa, dan pemulihan terhadap berbagai ancaman penyakit yang menyerang ternak.

“Dana ini memungkinkan para peneliti untuk menemukan strategi dan teknologi yang diperlukan untuk menangani ancaman serangga dan pathogen yang mengancam produksi hewan ternak,” ujarnya sebagaimana dikutip dari laman resmi Departemen Pertanian AS, Jumat (24/4/2015).

Dana riset tersebut diberikan kepada tiga tim peneliti dari University of Vermont, Ohio State University, dan Mississippi State University, masing-masing senilai US$1,48 juta, US$1,46 juta, dan US$47.464.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ternak vaksin dana riset
Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top